RISKS.ID – Kustomfest kembali menegaskan kelasnya dengan membawa lima motor kustom Indonesia bertarung di Yokohama Hot Rod Custom Show 2025, salah satu ajang kustom terbesar di dunia.
Melalui program “Indonesian Attack 2025”, karya dari lima workshop tanah air bersaing ketat dengan ratusan peserta global di Pacifico Yokohama, Jepang.

Lima duta kustom Indonesia itu adalah Queen Lekha Choppers (Yogyakarta), Kromworks (Jakarta), Green Custom (Yogyakarta), I’AM Works (Bekasi), dan Ultimate Custom (Malang). Mereka telah mempersiapkan karya spesial sejak Oktober untuk tampil di pentas dunia.

Masing-masing menampilkan karakter unik. Queen Lekha Choppers menghadirkan chopper performance “Void Reaper”, Green Custom menampilkan chopper kuat “Atlantis”, sementara I’AM Works memilih konsep street fighter “Semut Ireng” berbasis Honda CB150R.

Kromworks menyita perhatian dengan “Stiletto Digger”, café racer futuristik dari 90% stainless steel dengan dua mesin Honda Cub. Ultimate Custom mengubah motor matik Honda Stylo menjadi boardtracker bergaya klasik “Arjuno”.
Kehadiran Indonesia tidak sekadar partisipasi. Karya Rizaldi Parani dari Kromworks, “Stiletto Digger”, meraih penghargaan Best Domestic Motorcycle. Lebih membanggakan, kelima motor Indonesia mendapat Mooneyes COOL Pick Award, apresiasi khusus dari Shige Suganuma, Direktur Mooneyes Jepang.
Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest, menyatakan program ini adalah jembatan strategis bagi pelaku kustom Indonesia ke jejaring global.
“Kita ‘menyerang’ dengan karya, inovasi, kreasi, dan seni yang kuat. Ini adalah tangga bagi builder untuk meningkat ke level dunia, membuktikan Indonesia memiliki kreativitas, inovasi, dan kemampuan yang sangat kompetitif,” tegas Lulut.
Pencapaian di Yokohama ini membuktikan kiprah Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta kustom budaya global.






