Banjir Pekalongan, KAI Daop 1 Jakarta Beri Refund Tiket 100 Persen

stasiun batang
Sejumlah kereta tertahan di Stasiun Batang, Jawa Tengah. Foto: Tangkapan Layar

RISKS.ID — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberikan pengembalian tiket atau refund sebesar 100 persen bagi penumpang yang terdampak gangguan perjalanan kereta api akibat banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, banjir yang masih melanda wilayah Pekalongan, yang masuk dalam Daop 4 Semarang, berdampak langsung terhadap pola operasi perjalanan kereta api jarak jauh.

Bacaan Lainnya

“Masih ada banjir di wilayah Pekalongan di Daop 4 Semarang sehingga demi keselamatan perjalanan KA, kami melakukan rekayasa pola operasi berupa pembatalan perjalanan serta pengalihan rute dari jalur utara ke jalur selatan,” ujar Franoto saat ditemui di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Ia menjelaskan, rekayasa tersebut juga dilakukan karena tingginya tingkat keterlambatan akibat antrean kereta di lokasi terdampak banjir.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI Daop 1 Jakarta memberikan pilihan kepada penumpang untuk melakukan refund tiket secara penuh atau penjadwalan ulang perjalanan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Penumpang yang terdampak dapat melakukan refund 100 persen hingga tujuh hari ke depan dari jadwal keberangkatan,” kata Franoto.

Pada Minggu ini, tercatat sebanyak 10 perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dibatalkan dengan jumlah penumpang lebih dari 1.800 orang. Sementara itu, di Stasiun Pasar Senen terdapat lima perjalanan kereta api yang dibatalkan dengan total penumpang mencapai 1.059 orang.

Selain pembatalan, terdapat pula empat perjalanan kereta api yang dialihkan rutenya melalui jalur selatan.

Franoto menambahkan, keterlambatan perjalanan masih berpotensi terjadi akibat antrean kereta di lokasi banjir. Oleh karena itu, KAI memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan.

“Apabila penumpang tidak berkenan melanjutkan perjalanan karena keterlambatan, dapat melakukan refund atau mengatur ulang jadwal keberangkatan di hari lain,” ujarnya.

KAI Daop 1 Jakarta juga terus berkoordinasi dengan Daop 4 Semarang untuk memantau kondisi prasarana dan mengantisipasi langkah operasional lanjutan.

Sejumlah penumpang menyatakan kebijakan tersebut membantu mereka menyesuaikan rencana perjalanan. Farel, penumpang dengan tujuan Jakarta–Semarang, menilai kebijakan refund cukup solutif.

“Ini kebijakan yang bagus karena akhirnya kami dapat solusi tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.

Namun, ia berharap KAI dapat menyediakan alternatif transportasi lain bagi penumpang yang terdampak pembatalan.

Hal senada disampaikan Indra, penumpang rute Jakarta–Surabaya, yang menyayangkan pembatalan perjalanan karena telah memiliki pemesanan hotel.

“Refund-nya sudah tepat, tapi pembatalan ini tetap merepotkan karena sudah booking hotel dan bolak-balik ke stasiun,” katanya.

Hingga Minggu ini, tercatat sebanyak 989 penumpang telah melakukan pembatalan tiket di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara pada hari sebelumnya, terdapat sekitar 472 pembatalan tiket akibat dampak banjir.

KAI Daop 3 Cirebon Batalkan 28 Perjalanan KA

Sementara itu, PT KAI Daop 3 Cirebon membatalkan 28 perjalanan kereta api akibat banjir yang menggenangi lintasan KA di petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, Jawa Tengah, serta sejumlah titik di wilayah Jakarta.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, hingga Minggu pukul 08.00 WIB terdapat sejumlah KA yang perjalanannya dibatalkan karena kondisi lintasan yang belum aman.

“Genangan air kembali meningkat di petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi akibat hujan yang masih terjadi,” kata Muhibbuddin di Cirebon, Minggu.

Selain di Jawa Tengah, genangan air juga terpantau di beberapa titik wilayah Jakarta, antara lain Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Jakarta Kota, serta petak jalan Stasiun Jakarta Kota–Stasiun Tanjung Priok.

Menurut dia, keselamatan perjalanan KA dan pelanggan menjadi prioritas utama sehingga pembatalan dilakukan untuk menghindari risiko.

Perjalanan yang dibatalkan antara lain KA Argo Bromo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Anjasmoro, Blambangan Ekspres, Brantas, Menoreh, serta sejumlah KA Kaligung dan Ciremai.

Selain pembatalan, KAI Daop 3 Cirebon juga memberlakukan rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute pada sejumlah KA seperti Anggrek, Sembrani, Pandalungan, dan Jayabaya.

“Kami terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis pada lintasan terdampak banjir. Petugas juga dikerahkan untuk normalisasi lintasan dan penanganan genangan air,” ujar Muhibbuddin.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan terdampak yang dapat dilakukan melalui loket stasiun atau Contact Center 121 paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *