Kia Perkuat Strategi Elektrifikasi di Indonesia dengan Pendekatan Bertahap

RISKS.ID – Komitmen Kia dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia semakin jelas. Berbeda dengan strategi yang mengedepankan peluncuran agresif, pabrikan asal Korea Selatan ini memilih pendekatan bertahap dan adaptif, dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan preferensi konsumen lokal.

Bayu Riyanto, Managing Director Kia Sales Indonesia, dalam keterangan resminya (22/1/2026) menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar penting. “Kami ingin memastikan bahwa kesiapan teknologi, kualitas produk, dan pengalaman kepemilikan berjalan seiring. Tujuannya, agar pertumbuhan elektrifikasi bisa berkembang secara sehat dan relevan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Strategi ini berangkat dari fondasi teknologi global Kia, yaitu Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Platform khusus EV ini dirancang sebagai tulang punggung teknis yang menitikberatkan pada efisiensi, performa, dan fleksibilitas untuk berbagai tipe kendaraan. Keunggulan platform ini terletak pada penempatan baterai yang optimal, sehingga menghasilkan distribusi bobot lebih seimbang untuk stabilitas dan kenyamanan berkendara.

Di tingkat global, transformasi Kia didorong oleh “Plan S”, sebuah peta jalan yang fokus pada elektrifikasi dan solusi mobilitas masa depan. Namun, implementasinya di Indonesia tidak dilakukan secara langsung. Kia mengaku sedang melakukan penyesuaian dengan karakter pasar domestik, yang masih sangat menggemari kendaraan keluarga seperti MPV.

“Ini adalah perjalanan jangka panjang. Kami berada pada posisi yang siap secara teknologi dan strategi global. Ke depan, kami akan bergerak secara bertahap dan adaptif,” tegas Bayu.

Fokus pengembangan ekosistem EV Kia di Indonesia tidak hanya pada perluasan portofolio produk, tetapi juga pada keselarasan dengan perkembangan ekosistem nasional.

Langkah ini menunjukkan kesadaran bahwa adopsi kendaraan listrik memerlukan lebih dari sekadar kehadiran produk; diperlukan juga kesiapan pasar dan infrastruktur pendukung yang memadai.

Dengan strategi ini, Kia berupaya menemukan titik temu antara inovasi teknologi global dan realitas pasar otomotif Indonesia, menanti momen yang tepat untuk menghadirkan produk-produk listriknya yang telah lebih dulu diluncurkan di pasar lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *