Akhirnya, Kaki Hogi Minaya Terbebas dari Gelang GPS

hogi minaya
Kaki Hogi Minaya saat mengenakan GPS. Foto: IST

RISKS.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman melepas alat Global Positioning System (GPS) yang sebelumnya melingkar di kaki Hogi Minaya (43). Hogi merupakan tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang pelaku penjambretan tas istrinya pada April 2025 lalu.

Penasihat hukum Hogi, Teguh Sri Raharjo mengatakan, pelepasan alat pendeteksi tersebut dilakukan pada Senin (26/1/2026), setelah digelar pertemuan mediasi terkait penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice (RJ).

“Kalau GPS sudah dilepas hari ini,” kata Teguh saat ditemui wartawan di Kejari Sleman, Senin.

Teguh menjelaskan, dengan dilepasnya gelang GPS tersebut, status Hogi tidak lagi sebagai tahanan kota yang diwajibkan menjalani apel rutin.

“Ya apel saja,” ujar Teguh singkat.

Menurut Teguh, Kejari Sleman telah memfasilitasi pertemuan antara pihak Hogi dan keluarga korban dalam rangka restorative justice. Pertemuan tersebut merupakan tahap awal dari rangkaian proses perdamaian.

“Tadi yang jelas para pihak harus saling memaafkan. Dari sisi perkara penjambretan, klien kami juga nanti harus memaafkan. Kemudian dari sisi laka lantasnya, klien kami juga akan menyampaikan permohonan maaf,” kata Teguh.

Meski demikian, Teguh menyebut proses restorative justice belum sepenuhnya rampung. Dalam waktu dekat, akan digelar pertemuan lanjutan untuk mematangkan kesepakatan antar pihak.

“Nanti jilid kedua insyaallah sudah ada pengkristalan dan diharapkan bisa diakhiri pada tahap itu, jika memang menjadi kesepakatan bersama untuk dilakukan restorative justice,” ujar Teguh.

Sementara itu, istri Hogi, Arsita Minaya, mengaku lega setelah gelang GPS dilepas dari kaki suaminya.

“Alhamdulillah sudah sedikit lega, alhamdulillah GPS-nya sudah dilepas,” ujar Arsita saat ditemui di Kejari Sleman.

Arsita berharap perkara tersebut dapat segera diselesaikan melalui mekanisme restorative justice sesuai harapan keluarga sejak awal.

“Harapan saya semoga ini segera selesai. Yang kami inginkan dari awal terutama kebebasan suami saya, semoga segera tercapai,” katanya.

Raut lega juga tampak dari wajah Hogi Minaya usai pelepasan gelang GPS. Dia berharap peristiwa yang menimpanya dapat segera diselesaikan dan semua pihak dapat menerima keputusan yang diambil.

“Alhamdulillah sudah dilepas GPS-nya, sudah agak lega dengan proses restorative justice seperti ini,” ujar Hogi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *