RISKS.ID – Pengelola Bandara Singkawang di Kalimantan Barat menambah jumlah penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang menjelang perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 sekaligus menghadapi arus mudik Lebaran.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, mengatakan penambahan dilakukan melalui dua maskapai, yakni Super Air Jet dan TransNusa dengan rute Jakarta–Singkawang pulang-pergi.
“Dengan tambahan ini, total penerbangan reguler di Bandara Singkawang menjadi empat penerbangan per hari,” kata Ilham di Singkawang, Senin (24/2/2026).
Dia menjelaskan, peningkatan frekuensi penerbangan dilakukan sebagai respons atas lonjakan signifikan jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir.
Secara normal, jumlah penumpang yang datang ke Singkawang berkisar 300 hingga 350 orang per hari. Namun saat ini, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 700 orang per hari.
Kondisi serupa juga terjadi pada penumpang keberangkatan dari Singkawang, sehingga secara keseluruhan terjadi peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Lonjakan ini dipicu meningkatnya arus kunjungan masyarakat dan wisatawan menjelang puncak perayaan Cap Go Meh yang menjadi agenda budaya tahunan Kota Singkawang,” ujar dia.
Ilham menambahkan, penambahan penerbangan diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang sekaligus memastikan kelancaran layanan transportasi udara, baik bagi warga Singkawang maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Selain untuk mendukung perayaan Cap Go Meh pada awal Maret 2026, peningkatan kapasitas penerbangan juga dipersiapkan untuk menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pihak bandara akan terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait guna memastikan kesiapan operasional, termasuk pelayanan penumpang, keamanan, serta keselamatan penerbangan selama periode peningkatan trafik tersebut.






