RISKS.ID – Fifi & Fandy, film pendek dari FIFGROUP garapan sutradara Bernardus Raka Aditya Ramadeva, jadi cerminan mimpi besar sebagian masyarakat Indonesia di tengah kondisi kehidupan yang tak pasti.
Film ini bukan tentang petualangan fantasi, melainkan sebuah drama keluarga yang realistis. Melalui film berdurasi 6 menitan ini, FIFGROUP ingin menyampaikan nilai-nilai tentang keluarga, perjuangan, dan bagaimana keputusan finansial (seperti membeli motor secara cicilan) bisa menjadi sebuah pencapaian penting yang membawa kebahagiaan bagi sebuah keluarga.
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang serba cepat, ada yang sering terabaikan: suara hati masyarakat. Di situlah FIFGROUP hadir, bukan sebagai sosok raksasa yang jauh di awang-awang, tapi sebagai pendengar setia yang merendahkan diri untuk memahami denyut nadi kebutuhan riil di lapangan.
Cerita tentang FIFGROUP bukanlah cerita tentang algoritma rumit atau teknologi canggih semata. Ini adalah cerita tentang manusia dan upaya tulus untuk memahami sesama.
Bayangkan seorang ibu yang bingung mengelola keuangan rumah tangganya, atau seorang pelaku UMKM yang kesulitan mengakses pembiayaan untuk memperluas usahanya, atau mungkin seorang ayah yang ingin memiliki kendaraan baru sebagai alat untuk berjuang untuk sekedar bertahan di tengah kerasnya kehidupan. Mereka adalah wajah-wajah yang menjadi fokus FIFGROUP. Bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi pribadi dengan harapan dan tantangan unik.
Upaya memahami ini tidak dilakukan dari balik meja. FIFGROUP turun ke lapangan, melakukan riset mendalam, dan yang terpenting, mendengarkan. Mereka mendengar keluh kesah, menangkap keraguan di mata, dan memahami mimpi-mimpi yang tertunda.
Proses ini seperti merajut kain—setiap benang cerita dari masyarakat ditenun menjadi sebuah pemahaman yang utuh dan menyeluruh. Inilah fondasi humanis yang membedakan sosok yang lahir dari rahim ibu bernama Astra.
Pemahaman yang mendalam inilah yang kemudian diterjemahkan menjadi solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga relevan dan mudah diakses. Setiap produk, layanan, atau inovasi yang diluncurkan lahir dari sebuah proses empati. Seolah mereka bertanya, “Jika saya ada di posisi mereka, solusi seperti apa yang benar-benar saya butuhkan?”
Komitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ini adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. Dunia terus berubah, begitu pula dengan tantangan yang dihadapi masyarakat. Perusahaan berlambang sidik jari biru menyadari hal ini. Mereka tidak berhenti belajar dan beradaptasi, terus menyempurnakan layanannya agar selaras dengan dinamika kehidupan yang dinamis.
Pada akhirnya, FOFGROUP lebih dari sekadar sebuah nama. Ia adalah sebuah janji untuk hadir sebagai mitra yang memahami, merasakan, dan tumbuh bersama masyarakat.
Dalam setiap solusi melalui 5 lini bisnisnya :
- FIFASTRA: Membiayai pembelian sepeda motor merek Honda.
- SPEKTRA: Menyediakan pembiayaan untuk elektronik, perabot rumah tangga, gadget, dan produk gaya hidup lainnya.
- DANASTRA: Menawarkan pembiayaan multiguna untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
- FINATRA: Fokus pada pembiayaan untuk usaha mikro.
- AMITRA: Menawarkan pembiayaan syariah untuk keperluan Haji dan Umrah.
terselip pesan sederhana: “Kami mendengarmu, kami memahamimu, dan kami ada untukmu.” Sebuah sentuhan manusiawi di era digital yang kadung terasa impersonal, membuktikan bahwa kemajuan sejati selalu berawal dari hati.






