RISKS.ID – Penyedia layanan aplikasi ride-hailing Grab menawarkan empat kategori armada kendaraan untuk memenuhi kebutuhan spesifik perjalanan wisata di Indonesia. Keempat kategori tersebut meliputi GrabCar, GrabCar Plus, GrabCar Premium, dan GrabExecutive.
Khusus untuk layanan GrabExecutive, Grab kini mengoperasikan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tipe Denza D9. Armada ini dilengkapi interior kursi kapten (captain seat) dengan fitur pijat, kabin yang senyap, bebas ganjil-genap, serta layanan profesional dari pengemudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus etika layanan VIP.
Director of Mobility & Logistics Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, mengatakan penyediaan armada yang lebih lapang pada layanan GrabExecutive bertujuan memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang.
“Bagi wisatawan yang mengutamakan kenyamanan ekstra, Grab menghadirkan GrabCar Plus dan GrabExecutive dengan standar kendaraan yang lebih baru, serta ruang kaki dan bagasi yang lebih lega,” ujar Tyas dalam keterangannya di Bali, Minggu (…).
Dia menambahkan, pilihan armada tersebut memungkinkan setiap profil wisatawan menemukan solusi transportasi yang paling relevan dengan gaya liburan mereka, baik untuk perjalanan singkat di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Inovasi berkelanjutan tersebut diharapkan tidak hanya menekan jejak karbon, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian ekosistem di destinasi tujuan.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, menambahkan ketersediaan armada premium menjadi bagian dari strategi perjalanan yang terintegrasi.
“Grab hadir sebagai teman perjalanan yang membantu wisatawan fokus menikmati setiap momen. Melalui pilihan armada dari reguler hingga premium, kami memastikan liburan dapat dijalani dengan lebih praktis,” kata Melinda.
Layanan GrabExecutive juga ditopang oleh kapabilitas mitra pengemudi yang terlatih berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Sistem penjemputannya bersifat eksklusif, di mana pengemudi dapat tiba di titik penjemputan hingga 30 menit lebih awal dengan waktu tunggu tambahan mencapai 30 menit.
Selain kenyamanan, Grab juga terus berinvestasi dalam pembekalan mitra pengemudi guna menjaga standar keselamatan di seluruh kategori layanan. Salah satunya melalui layanan Advance Booking, yang memungkinkan pengemudi tiba di lokasi penjemputan 15 hingga 30 menit lebih awal dari jadwal pengguna sehingga penjemputan dapat dilakukan tepat waktu.
Berdasarkan data internal Grab dan laporan GrabAds 2024 Travel Report, sebanyak 57 persen wisatawan Indonesia merupakan pelancong mandiri atau independent travelers. Kelompok ini cenderung melakukan pemesanan lebih awal untuk tiket pesawat (91 persen) dan transportasi di destinasi tujuan (81 persen).
Meski demikian, tren perjalanan berkelompok masih mendominasi. Sebanyak 87 persen wisatawan bepergian dalam grup, terutama bersama keluarga (60 persen), pasangan (42 persen), dan teman (37 persen).
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Grab juga menyediakan layanan GrabCar Rental bagi wisatawan mandiri yang ingin menyewa mobil beserta pengemudi selama beberapa jam tanpa harus melakukan pemesanan berulang, sehingga perjalanan wisata dapat berlangsung lebih efisien dan nyaman.






