Ekspor Timah Bangka Belitung Desember 2025 Tumbuh 45,09 Persen

timah
Ilustrasi produksi timah. Foto: IndonesiaMiner.com

RISKS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat nilai ekspor timah daerah tersebut pada Desember 2025 mencapai 180,84 juta dollar Amerika Serikat (AS). Nilai tersebut tumbuh 45,09 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat sebesar 124,64 juta dollar AS.

Kepala BPS Kepulauan Bangka Belitung Sugeng Arianto mengatakan, sebagian besar ekspor timah Bangka Belitung dikirim ke negara-negara di kawasan Asia, dengan Singapura menjadi negara tujuan utama.

Bacaan Lainnya

“Timah dari Kepulauan Bangka Belitung ini sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia, terutama Singapura sebagai negara tujuan utamanya,” kata Sugeng di Pangkalpinang, Selasa (3/2/2026).

Secara kumulatif, nilai ekspor timah Kepulauan Bangka Belitung selama periode Januari hingga Desember 2025 tercatat sebesar 1.664,27 juta dollar AS. Angka tersebut meningkat 26,08 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang sebesar 1.319,96 juta dollar AS.

Sugeng menjelaskan, selama Januari–Desember 2025, sekitar 23,58 persen ekspor timah Bangka Belitung dikirim ke Singapura dengan nilai mencapai 392,45 juta dollar AS.

Selain Singapura, tujuan utama ekspor timah Bangka Belitung lainnya adalah Tiongkok dengan porsi 19,03 persen, Korea Selatan 17,52 persen, serta India dan Jepang.

“Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berkontribusi sebesar 78,08 persen terhadap total ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke seluruh dunia, dengan total nilai mencapai 1.299,39 juta dollar AS,” ujar Sugeng.

Dia menambahkan, nilai ekspor timah ke lima negara tujuan utama tersebut selama Januari–Desember 2025 tumbuh 18,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Sugeng, ekspor timah ke Korea Selatan tumbuh 55,75 persen, Jepang meningkat 84,91 persen, dan India naik 39,02 persen. Sementara itu, ekspor ke Tiongkok justru terkontraksi sebesar 22,77 persen.

“Singapura menjadi negara dengan pertumbuhan ekspor timah tertinggi, yakni mencapai 150,26 persen,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *