Di-OTT KPK, Segini Harta Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Andi Merya Nur
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur. Foto: Fajar

JAKARTA – Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Andi ditangkap beserta lima orang stafnya.

Berdasarkan situs e-Announcement LHKPN, Andi Merya ternyata belum melaporkan harta kekayaannya selama menjabat sebagai Bupati.

Terakhir ia melaporkan ketika akan mencalonkan sebagai Wakil Bupati di Koltim pada 9 September 2020. Nilainya sebesar Rp 478.078.198. Dan beberapa hari sebelumnya pada 26 Agustus 2020 ia melaporkan dengan jumlah kekayaan yang sama.

Jika dibandingkan dengan harta kekayaannya sebelum dan setelah menjabat di pemerintah kabupaten Koltim, kekayaan Andi Merya memang naik secara signifikan.

Ketika ia masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kab Koltim, kekayaannya ‘hanya’ sebesar Rp 43.450.461. Harta ini ia laporkan ketika akan mencalonkan sebagai Bupati Koltim pada 1 April 2015.

Kemudian pada 31 Desember 2018, setelah menjabat sebagai Wakil Bupati, ia melaporkan kekayaannya sebesar Rp 372.890.064. Ini artinya ada kenaikan sebesar Rp 329.439.603.

BACA JUGA:   MTF Fair 2021, Special Campaign Mandiri Tunas Finance di Masa PPKM

Secara berkala ia kembali melaporkan Kekayaan pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 478.078.198. Di sini juga terjadi kenaikan sebesar Rp 105.188.134. (sak)