Langgar Aturan Lockdown, Pabrik Tesla Kembali Beroperasi

pabrik tesla beroprasi kembali. Foto: USAToday

CALIFORNIA – Pabrik Tesla di Fremont, California, Amerika Serikat, telah kembali beroperasi sejak akhir pekan kemarin. Karyawan Tesla sudah kembali bekerja, bahkan telah menyelesaikan ratusan unit Model Y dan Model 3.

Pengoperasian kembali pabrik ini sebenarnya melanggar ketentuan karantian wilayah atau lockdown yang masih diterapkan pemerintah setempat. CEO Tesla, Elon Musk, mengaku siap menerima konsekuensi karena melanggar aturan tersebut.

Mengutip dari The Verge, Selasa (12/5/2020), pengoperasian kembali pabrik Tesla ini sejalan dengan cuitan Musk di akun Twitter pribadinya. Pria kelahiran Afrika Selatan itu mengancam akan memindahkan pabrik Tesla ke lokasi lain.

Bahkan, sosok nyentrik ini pernah mengancam pemerintah daerah Alameda County, karena menerapkan aturan tetap di rumah. Masih melalui cuitannya, Musk mengaku siap ditangkap karena melanggar aturan yang diterapkan saat pandemi ini.

“Tesla kembali beroperasi hari ini menentang aturan Alameda County. Jika ada yang ditangkap, saya harap hanya saya saja,” tulis Musk, dalam cuitannya, Selasa (12/5/2020).

BACA JUGA:   Diam-Diam, VW akan Produksi Mobil Listrik untuk Pasar Eropa dan Asia

Pabrik Tesla di sana sudah melakukan penutupan sejak 23 Maret lalu. Awalnya Musk ogak menutup pabriknya, sebelum akhirnya mengalah dan meliburkan sementara karyawannya.

Sejak ditutup, Musk bersikeras meminta kepada pemerintah setempat agar pabriknya bisa tetap beroperasi. Dia menilai, pabrik mobil termasuk dalam kategori ‘infrstruktur penting nasional’ yang l diperbolehkan untuk tetap beroperasi selama pandemik. (gan/sindo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here