RISKS.ID – Kesadaran masyarakat perkotaan terhadap penerapan gaya hidup ramah lingkungan terus meningkat. Salah satu kebiasaan yang kini mulai banyak dilakukan adalah menggunakan tumbler atau botol minum pribadi sebagai pengganti air minum dalam kemasan sekali pakai.
Devina Alzahra, karyawati bank swasta yang bekerja di kawasan Sudirman, Jakarta, mengatakan membawa tumbler menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik.
Menurut Devina, penggunaan tumbler tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga lebih hemat dari sisi pengeluaran harian.
“Selain mengurangi sampah plastik, pakai tumbler juga jauh lebih hemat. Kita bisa isi ulang air minum tanpa harus beli kemasan setiap hari,” ujar Devina saat ditemui, Kamis.
Ia menilai kebiasaan kecil tersebut, jika dilakukan secara konsisten, dapat memberikan dampak besar, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat konsumsi plastik cukup tinggi.
Hal serupa disampaikan Alfito Budiman Siregar, karyawan perusahaan asuransi di kawasan Thamrin, Jakarta. Menurut Alfito, penggunaan tumbler merupakan bagian dari upaya menjalani gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Selain alasan lingkungan, Alfito mengaku memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat membeli air mineral kemasan yang diduga palsu. Pengalaman tersebut membuatnya lebih berhati-hati dalam memilih air minum.
“Sejak itu saya lebih memilih membawa tumbler sendiri. Lebih aman karena kita tahu sumber airnya, dan sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” kata Alfito.
Penggunaan tumbler dinilai menjadi salah satu bentuk perubahan perilaku konsumsi masyarakat yang semakin peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Kebiasaan ini juga sejalan dengan berbagai kampanye pengurangan sampah plastik yang terus digencarkan di sejumlah daerah.
Dengan membawa tumbler, masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan diri, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik yang berdampak buruk bagi lingkungan.
Pilihan Tumbler untuk Gaya Hidup
Seiring meningkatnya minat menggunakan tumbler, berbagai produk dengan desain dan harga beragam tersedia di pasaran. Beberapa di antaranya:
Hydro Flask Tumbler 20 oz dibanderol sekitar Rp 579.000. Tumbler berbahan stainless steel ini dilengkapi isolasi ganda yang mampu menjaga suhu minuman panas maupun dingin lebih lama. Desainnya yang modern membuatnya cocok digunakan untuk aktivitas kantor maupun luar ruang.
MiiR Tumbler 12 oz dijual dengan harga sekitar Rp 429.000. Ukurannya yang praktis cocok untuk kebutuhan harian, baik untuk minuman panas maupun dingin, dengan material yang tahan lama dan mudah dibersihkan.
Tyeso TS 8829 Tumbler memiliki kapasitas besar hingga 1.050 ml dan dijual sekitar Rp 278.800. Tumbler ini cocok bagi mereka yang beraktivitas seharian di luar rumah, dengan desain ergonomis dan isolasi vakum.
Adventure Travel Mug Tumbler dibanderol sekitar Rp 460.000. Model ini dirancang untuk mobilitas tinggi dan cocok digunakan saat bepergian atau beraktivitas outdoor.
Tumbler 40 oz motif Macan Tutul dijual sekitar Rp 524.000. Kapasitas besar dengan desain unik membuat tumbler ini cocok bagi pengguna yang ingin membawa air minum dalam jumlah banyak tanpa sering mengisi ulang.
Sementara itu, Noble Tumbler berada di segmen premium dengan harga sekitar Rp 1.545.000. Tumbler ini menawarkan desain elegan dan material berkualitas tinggi, sehingga tidak hanya fungsional tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup.
Tips Memilih Tumbler
Dalam memilih tumbler, masyarakat disarankan memperhatikan beberapa hal. Pertama, material tumbler sebaiknya terbuat dari stainless steel food-grade agar aman dan tahan lama. Kedua, teknologi isolasi vacuum double-wall penting untuk menjaga suhu minuman lebih lama.
Selain itu, kapasitas dan desain perlu disesuaikan dengan kebutuhan, seperti ukuran 300–500 ml untuk aktivitas kantor atau hingga 1.000 ml untuk kegiatan luar ruang. Dari sisi harga, tumbler tersedia mulai dari kisaran Rp 200.000–Rp 300.000 untuk produk dasar, hingga di atas Rp 500.000 untuk merek premium dengan kualitas isolasi lebih baik.






