Dua Ton Telur Ikan Terbang asal Takalar Diterbangkan ke Tiongkok

telur ikan terbang
Telur ikan terbang. Foto: iStock

RISKS.ID — Sebanyak dua ton dried flying fish roe atau telur ikan terbang kering asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, diekspor ke Xiamen, Tiongkok, melalui jalur udara dari Makassar.

Ekspor tersebut menjadi bukti bahwa komoditas unggulan perikanan Sulawesi Selatan memiliki daya saing tinggi dan mampu memenuhi standar pasar internasional.

Bacaan Lainnya

Kepala Karantina Sulawesi Selatan Sitti Chadidjah mengatakan, seluruh komoditas yang dikirim telah melalui prosedur pengawasan karantina yang ketat untuk menjamin kesehatan, keamanan, dan mutu produk.

“Kami telah memastikan sebanyak 100 karton telur ikan terbang ini melewati serangkaian tindakan karantina. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, komoditas ini dinyatakan sehat, aman, dan memenuhi persyaratan negara tujuan,” ujar Sitti di Makassar, Minggu.

Ia menambahkan, keberhasilan ekspor tersebut semakin memperkuat posisi komoditas perikanan Sulawesi Selatan di pasar global, sekaligus menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah.

Menurut Sitti, potensi sumber daya laut dari perairan Takalar memiliki nilai tambah yang tinggi dan mampu bersaing di pasar dunia apabila dikelola dengan baik dan memenuhi standar internasional.

Keberhasilan menembus pasar Tiongkok ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pelaku usaha perikanan lainnya di Sulawesi Selatan untuk meningkatkan skala produksi serta memperluas jangkauan pasar ekspor.

Sitti juga menegaskan bahwa keberlanjutan pertumbuhan ekspor tidak hanya ditentukan oleh nilai transaksi, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan negara tujuan terhadap kualitas dan keamanan produk Indonesia.

“Ketika negara tujuan percaya pada standar karantina Indonesia, itu berarti kepercayaan terhadap seluruh sistem perdagangan kita ikut meningkat,” kata Sitti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *