Film Anak “Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua” Tayang Februari 2026, Angkat Isu Pelestarian Hutan

Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua

RISKS.ID — Film anak Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua karya sutradara Anggi Frisca dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026. Film bergenre musikal dan petualangan ini mengusung tema pelestarian hutan serta kepedulian terhadap alam dan budaya lokal.

Film tersebut hadir tidak hanya sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai gerakan edukatif dan sosial yang mengangkat cerita lokal Papua, perjuangan masyarakat adat, serta nilai persahabatan dan keberanian anak-anak.

Bacaan Lainnya

Sutradara Anggi Frisca mengatakan, film ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa manusia memiliki ketergantungan yang besar terhadap alam.

“Yang menyelamatkan kita di saat bencana itu bukan uang, tapi pohon besar itu yang mungkin kita bisa sama-sama jaga. Dan semoga Tegar dan Maira bisa menjadi inspirasi anak-anak generasi berikutnya,” ujar Anggi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/1/2026).

Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua mengisahkan perjalanan Tegar yang bertemu dengan Maira, seorang gadis berusia 12 tahun asal Papua. Meski berasal dari latar belakang berbeda, keduanya menjalin persahabatan dan memulai petualangan yang mengubah hidup mereka.

Kisah tersebut menyoroti keberanian anak-anak serta perjuangan masyarakat adat dalam menjaga hutan sebagai sumber kehidupan, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Papua kepada penonton muda.

Film ini diproduksi oleh Aksa Bumi Langit dan mengambil lokasi syuting langsung di kawasan pedalaman Papua. Seluruh proses produksi dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat adat, kepala suku, dan seniman lokal.

Dibintangi oleh M Aldifi Tegarajasa, Elisabet Sisauta, dan Joanita Chatarine, film ini memadukan unsur dongeng, musik, dan keindahan lanskap alam Papua dalam satu kesatuan narasi.

Joanita Chatarine, penyanyi dan aktris asal Papua, memerankan tokoh utama Maira sekaligus memimpin pengembangan musik film. Bersama musisi lokal dan nasional, ia menciptakan komposisi orisinal yang menggabungkan ritme tradisional Papua dengan orkestrasi sinematik.

Anggi Frisca menilai musik menjadi elemen penting dalam menyampaikan pesan film kepada anak-anak.

“Banyak anak di Papua yang mungkin tidak bisa membaca, tapi mereka tidak buta nada. Musik menjadi bahasa universal yang menjembatani cerita, alam, dan emosi,” kata Anggi.

Dengan pendekatan visual dan musikal yang kuat, Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk lebih peduli terhadap alam dan keberagaman budaya Nusantara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *