Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

virus nipah

RISKS.ID — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum ditemukan di Indonesia.

“Memang hari ini belum sampai Indonesia,” ujar Benyamin Paulus usai bertemu Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (29/1/2026).

Benyamin menjelaskan, virus Nipah telah dikenal sejak 1998. Hingga kini, jumlah kasusnya secara global masih tergolong terbatas meskipun tingkat kematiannya cukup tinggi.

Menurut dia, pada tahun ini hanya terdapat dua kasus virus Nipah yang dilaporkan di India. Secara keseluruhan, jumlah kasus virus Nipah di dunia belum mencapai 1.000 kasus.

“Jumlah kasus di dunia ini belum sampai 1.000 kasus. Jadi, belum sampai Indonesia,” kata Benyamin Paulus.

Dia menambahkan, Pemerintah India telah mengambil langkah penanganan ketat untuk mencegah penyebaran virus tersebut ke negara lain, termasuk dengan pembatasan aktivitas di wilayah terdampak. Sementara itu, Thailand sebagai negara transit juga meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan.

“Di India sudah langsung melakukan lockdown. Mereka juga tidak mau kasus itu menyebar ke negara lain. Thailand sebagai tempat transit juga segera melakukan langkah antisipasi,” ucap dia.

Terkait upaya pencegahan di dalam negeri, Benyamin menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mekanisme deteksi awal di bandara, termasuk pemantauan suhu tubuh penumpang.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa skrining ketat seperti yang diterapkan saat pandemi Covid-19 belum diberlakukan.

“Indonesia otomatis sudah melakukan skrining. Kita punya alat deteksi di bandara untuk mendeteksi suhu tubuh tinggi. Namun, proses skrining seperti saat Covid-19 belum kita lakukan,” ujar Benyamin Paulus Octavianus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *