Libur Lebaran 2026, Denpasar dan Singapura Jadi Rute Favorit dari Soetta

bandara soetta
Ilustrasi kesibukan di Bandara Soekarno-Hatta. Foto ilustrasi by Chaterine G Peter/RISKS.ID

RISKS.ID – Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terjadi pada H-3 Idulfitri. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang dengan sejumlah rute favorit, baik domestik maupun internasional.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengungkapkan bahwa rute domestik masih didominasi oleh tujuan Denpasar, Kualanamu Medan, dan Surabaya. Sementara untuk penerbangan internasional, destinasi favorit meliputi Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, Jeddah, hingga Bangkok.

Bacaan Lainnya

“Untuk dominasi penerbangan di domestik itu paling banyak ke Denpasar, Kualanamu Medan, dan Surabaya. Sementara internasional yaitu Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, Jeddah, dan Bangkok,” ujar dia di Tangerang, Banten, Rabu (18/3/2026).

Pada puncak arus mudik hari ini, jumlah pergerakan penumpang pesawat tercatat mencapai 184.754 orang. Dari total tersebut, sebanyak 103.889 merupakan penumpang keberangkatan dan 80.865 penumpang kedatangan.

“Untuk puncak arus mudik hari ini, pergerakan penumpang terus meningkat, tercatat 184 ribu orang melintas di Bandara Soetta,” kata dia.

Dia menjelaskan, angka tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan H-4 Lebaran yang mencatat 169.843 penumpang dengan 1.179 penerbangan.

Secara rinci, Terminal 1 mencatat 51.467 penumpang dengan 307 penerbangan. Di Terminal 2, jumlah penumpang domestik mencapai 51.498 orang dengan 364 penerbangan, serta 14.727 penumpang internasional dengan 98 penerbangan.

Sementara itu, Terminal 3 melayani 38.460 penumpang domestik dengan 260 penerbangan, serta 28.602 penumpang internasional melalui 155 penerbangan.

Secara keseluruhan, total pergerakan pesawat mencapai 1.232 penerbangan, terdiri atas 611 penerbangan keberangkatan dan 621 penerbangan kedatangan.

Di sisi lain, seorang presiden menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menerima dukungan kuat dari kawasan Timur Tengah. Dia menyebut negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sebagai “negara-negara hebat.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *