Cerita Andi Baso, Pilih ACC Danaku sebagai Pijakan Usaha Ayam Petelur

ACC danaku

RISKS.ID – Di balik deretan kandang ayam petelur di Tanete, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, ada cerita tentang keberanian, ketekunan, dan keyakinan untuk bangkit.

Cerita itu datang dari Andi Baso, seorang pelaku usaha yang telah lebih dari 16 tahun menekuni dunia peternakan.

Bacaan Lainnya

Jalan hidupnya tidak selalu mulus, tetapi justru dari liku-liku itulah lahir usaha yang kini terus bertumbuh dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Andi memulai usahanya dari sektor pertanian dan ayam potong. Bertahun-tahun ia menekuni bidang tersebut hingga pandemi Covid-19 datang tanpa permisi. Omzet usahanya terjun bebas, pasar melemah, dan ketidakpastian membayangi setiap langkah.

Bagi sebagian orang, situasi itu mungkin menjadi akhir. Namun bagi Andi, justru menjadi titik balik.

Dengan semangat pantang menyerah, Andi memilih mengubah arah. Dia melihat peluang di sektor ayam petelur, usaha yang menuntut kesabaran, konsistensi, dan modal yang tidak sedikit.

Di titik inilah Astra Credit Companies (ACC) melalui produk ACC Danaku hadir menjadi pijakan baru.

ACC Danaku merupakan salah satu produk pembiayaan dari ACC yang menawarkan solusi finansial yang aman, fleksibel, dan terpercaya. Produk ini dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari keperluan konsumtif hingga produktif.

Bagi Andi, ACC Danaku bukan sekadar pinjaman, melainkan kepercayaan.

Sebagai pelanggan setia ACC dengan rekam jejak pembayaran yang konsisten dan sangat baik, proses pengajuan ACC Danaku berjalan lancar. Hubungan yang telah terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal penting.

Tambahan pembiayaan dari ACC Danaku kemudian digunakan Andi untuk memperkuat usaha ayam petelurnya, meningkatkan kapasitas kandang, memperbaiki sarana pendukung, hingga memastikan operasional berjalan lebih efisien.

Perlahan namun pasti, hasilnya mulai terasa. Produksi telur meningkat, pasar kembali terbuka, dan roda usaha berputar semakin kencang. Kini, bisnis ayam petelur yang dikelola Andi mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

Lebih dari itu, usahanya juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Beberapa warga kini bergantung pada usaha tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Usaha ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang bagaimana bisa ikut membantu orang lain,” kata Andi suatu ketika. “Bagi saya, keberhasilan usaha adalah ketika manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tambah dia.

Cerita Andi menjadi potret kecil dari komitmen ACC dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Branch Manager ACC Parepare, Hasmulyadi, menegaskan bahwa ACC hadir dengan misi To Promote Credit for A Better Living.

Melalui berbagai produk pembiayaan, termasuk ACC Danaku, ACC ingin menjadi mitra bagi masyarakat yang memiliki semangat untuk maju.

Menurut dia, keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama pelaku usaha, khususnya UMKM. Banyak usaha potensial yang terhambat berkembang bukan karena kurangnya kemampuan, melainkan karena akses pembiayaan yang terbatas. Di sinilah ACC Danaku diharapkan bisa mengambil peran.

“ACC Danaku kami rancang agar mudah diakses, aman, dan terpercaya. Harapannya, pelaku usaha bisa meningkatkan kapasitas, memperluas skala bisnis, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Hasmulyadi.

Komitmen itu bukan sekadar jargon. Kehadiran ACC di Sulawesi Selatan, termasuk di Parepare, menjadi bukti nyata bagaimana pembiayaan dapat menjadi alat pemberdayaan.

Dari usaha kecil hingga kebutuhan hidup yang lebih luas, pernikahan impian, renovasi rumah, pendidikan, liburan, hingga investasi emas,ACC Danaku hadir sebagai solusi finansial yang adaptif dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi warga Parepare dan sekitarnya yang ingin mengembangkan usaha atau memenuhi kebutuhan finansial lainnya, ACC membuka pintu lebar. Kantor ACC Parepare beralamat di Jl. Bau Massepe No. 112, Ruko No. 7, Kelurahan Cappagalung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Di sana, harapan-harapan baru dirajut. Seperti yang dialami Andi Baso, keberanian mengambil peluang, dipertemukan dengan dukungan yang tepat, bisa menjadi awal perubahan besar.

Dari kandang ayam di Tanete, cerita tentang bangkit dan berbagi terus tumbuh, menjadi inspirasi bahwa usaha kecil pun bisa naik kelas, selama ada kemauan dan mitra yang sejalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *