Pemudik asal Kebumen Meninggal Dunia di Bus saat Antre Masuk Pelabuhan Gilimanuk

polres jembrana
Petugas memeriksa korban di rumah sakit. Foto: Humas Polres Jembrana

RISKS.ID – Seorang pemudik ditemukan meninggal dunia di dalam bus yang sedang mengantre menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Peristiwa ini terjadi di tengah arus mudik Ramadan yang mulai meningkat.

Kasub Satgas Pengamanan Gilimanuk dalam Operasi Ketupat Agung 2026, Komisaris Polisi (Kompol) I Nyoman Wiryadarma mengatakan, pihaknya menerima laporan dari kondektur bus terkait adanya penumpang yang pingsan. Saat dilakukan pengecekan, penumpang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

“Kami mendapatkan laporan dari kondektur bus ada penumpang yang pingsan. Saat kami cek ke dalam bus, yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” ujar dia di Gilimanuk, Bali, Rabu (19/3).

Dia menjelaskan, penumpang perempuan berinisial R itu diketahui hendak menuju Kebumen, Jawa Tengah. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Gilimanuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan petugas medis dinyatakan meninggal dunia. Kami berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk kepulangan jenazahnya ke Jawa Tengah,” jelas dia.

Sementara itu, Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati saat dikonfirmasi menyebutkan, jenazah korban telah diberangkatkan ke daerah asal.

Terkait penyebab kematian, dia mengungkapkan bahwa tim medis hanya melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan.

“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar. Pemeriksaan lebih lanjut seperti autopsi tidak dilakukan,” terang dia.

Dengan adanya kejadian tersebut, dia mengimbau para pemudik untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pasalnya, situasi di perjalanan kerap tidak menentu.

“Kami tentu tidak tahu kondisi kesehatan pemudik satu per satu. Yang tahu adalah diri mereka sendiri. Kalau kurang sehat lebih baik istirahat,” pungkas dia.

Selain kasus ini, pada hari-hari sebelumnya belasan pemudik dilaporkan sempat pingsan dan langsung mendapatkan pertolongan dari petugas di lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *