Pemprov DKI Imbau Pedagang Tidak Timbun Masker

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau para pedagang dan pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi darurat ini demi meraih keuntungan pribadi secara tidak wajar. Ilustrasi/Chaterine G Peter/RISKS.ID

RISKS.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau para pedagang dan pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi darurat ini demi meraih keuntungan pribadi secara tidak wajar.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan stok maupun menaikkan harga jual masker. Langkah ini dinilai vital mengingat perlengkapan medis tersebut telah menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk menjaga kesehatan pernapasan dari paparan abu vulkanik.

Bacaan Lainnya

Pramono Anung mengingatkan pentingnya tenggang rasa di tengah kondisi darurat bencana yang berdampak langsung pada ruang publik warga.

“Hal yang berkaitan dengan masker, saya minta untuk tidak inilah, ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama, jangan dipermainkan,” tegas Pramono di Balai Kota Jakarta.

Guna memastikan ketersediaan pelindung diri bagi warga, Pemprov DKI terus menyalurkan bantuan masker gratis di berbagai titik fasilitas publik dan area transportasi umum.

Selain pengawasan stok masker, upaya penyemprotan partikel air menggunakan teknologi water mist juga digencarkan lintas dinas hingga beberapa hari ke depan. Pengelola gedung perkantoran swasta turut diimbau mengaktifkan fasilitas water mist secara mandiri guna mempercepat pengikatan materi debu di udara Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *