RISKS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pada hari ini, Kamis (24/9), di sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan.
Prakirawan BMKG Afif S menyampaikan, diawali dari Pulau Sumatra, Kota Banda Aceh berpotensi berawan tebal. Sementara itu, Pangkal Pinang dan Jambi diprakirakan mengalami udara kabur.
“Hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Bengkulu, dan Palembang. Untuk masyarakat di Bandar Lampung, waspada terjadinya asap atau kabut,” kata Afif dalam tayangan Youtube yang dipantau dari Jakarta.
Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di sebagian besar wilayah berpotensi berawan tebal, mulai dari Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya.
Untuk cuaca di Pulau Kalimantan, Samarinda diprakirakan mengalami udara kabur, sedangkan Palangkaraya berpotensi diselimuti asap atau kabut.
“Kota Pontianak, Tanjung Selor, dan Banjarmasin diprakirakan hujan ringan,” ucap Afif.
Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca di Denpasar diprakirakan berawan tebal. Wilayah Mataram diprediksi terjadi asap atau kabut, sedangkan Kupang diprakirakan cerah berawan.
Sementara di Pulau Sulawesi, Kota Manado diprakirakan cerah berawan. Wilayah Gorontalo, Palu, Kendari, dan Makassar akan diselimuti awan tebal, sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Mamuju.
Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ternate diprakirakan berawan tebal, sedangkan Ambon berpotensi mengalami udara kabur.
Bergeser ke kawasan Papua, Manokwari berpotensi udara kabur dan Jayapura terjadi asap atau kabut. Wilayah Merauke berpotensi berawan, sedangkan Sorong dan Nabire berpotensi hujan dengan intensitas ringan.
“Waspadai hujan yang dapat disertai petir di wilayah Jayawijaya,” ujar Afif.
BMKG turut mengingatkan para pengguna serta penyelenggara transportasi udara untuk mewaspadai kemunculan awan cumolonimbus. Awan tersebut berpotensi memicu petir, angin kencang, hingga hujan lebat di sejumlah wilayah seperti Sumatra bagian tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua.
“Untuk itu, selalu ikuti perkembangan cuaca dari bandara,” tuturnya.






