RISKS.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali memperkuat jajaran pimpinan dalam Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah wakil menteri dan kepala lembaga baru untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Upacara pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Jakarta pada Rabu (14/10/2026).
Langkah rotasi dan penambahan pimpinan ini ditandai dengan pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.
Pengangkatan tersebut bertujuan untuk menunjang efektivitas kinerja pemerintahan serta mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional di berbagai sektor strategis.
Pergantian pimpinan paling krusial terjadi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi secara resmi diangkat menjadi Kepala BNPB yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113P Tahun 2026.
Penunjukan Letjen Kristomei diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi serta mengantisipasi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia.
Selain perombakan di tubuh BNPB, Kepala Negara melantik empat orang wakil menteri untuk mengisi pos-pos strategis.
Marsekal TNI Yusuf Jauhari dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
Sementara itu, posisi Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan diamanahkan kepada Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.
Pada sektor pangan dan hukum, Dr. Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, sedangkan M. Maulana Bungaran, S.H., M.H., resmi menduduki jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Tak hanya itu, pemerintah juga meresmikan struktur pimpinan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
Prof. Dr. Setiawan Pudiatmoko dilantik sebagai Kepala Badan, didampingi oleh Mayor Jenderal TNI Srianto yang dipercaya mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Badan.
Seluruh pejabat yang dilantik secara bersama-sama mengucapkannya sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara pelantikan.






