CLEO Perluas Pabrik dan Distribusi, Bidik Pertumbuhan Penjualan Double Digit

CLEO tambah tiga pabrik baru, optimistis pertumbuhan bisnis tetap double digit. Foto Ilustrasi

RISKS.ID – PT Sariguna Primatirta Tbk (IDX: CLEO) terus memperkuat strategi pertumbuhan dengan memperluas kapasitas produksi serta memperbesar jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia. Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) tersebut meyakini langkah ekspansi yang dilakukan secara bertahap akan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan penjualan sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif sepanjang 2026.

CEO CLEO Melisa Patricia mengatakan pengembangan usaha yang dijalankan perseroan tidak hanya berorientasi pada penambahan fasilitas produksi, tetapi juga memastikan produk semakin mudah dijangkau konsumen. Menurutnya, kombinasi antara pembangunan pabrik baru dan penguatan distribusi akan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas penetrasi pasar. “Kami percaya ekspansi yang konsisten dan terukur akan berdampak besar pada keberlanjutan bisnis CLEO,” ujar Melisa dalam keterangan resminya.

Bacaan Lainnya

Hingga kuartal pertama 2026, CLEO telah mengoperasikan 32 pabrik yang tersebar di berbagai daerah. Jaringan tersebut diperkuat lebih dari 450 pusat distribusi internal serta lebih dari 11.000 mitra distribusi. Tahun ini, perseroan menargetkan penambahan tiga fasilitas produksi baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026, sedangkan dua pabrik lainnya ditargetkan beroperasi pada kuartal IV-2026.

Perseroan menilai keberadaan pabrik yang lebih dekat dengan pasar akan meningkatkan efisiensi logistik mengingat produk AMDK memiliki karakteristik volume besar dan biaya pengiriman yang relatif tinggi. Selain mempertimbangkan potensi permintaan di suatu wilayah, CLEO juga memperhatikan aspek ketersediaan sumber daya air sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan lokasi investasi. Di sisi pemasaran, perusahaan memperkuat strategi digital serta meningkatkan aktivitas promosi untuk memperluas jangkauan konsumen dan memperkuat citra merek.

Strategi tersebut mulai memberikan hasil positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Pada kuartal I-2026, CLEO membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar atau meningkat 15,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga akhir tahun, perusahaan menargetkan jumlah jaringan distribusi internal bertambah menjadi 500 titik. “Dengan berbagai langkah strategis yang telah dijalankan tersebut, disertai konsistensi dalam menciptakan inovasi produk baru sesuai kebutuhan pasar yang terus berkembang, kami optimistis target Perseroan untuk meraih pertumbuhan double digit tahun ini akan tercapai,” tutup Melisa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *