PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas kapasitas transaksi digital dengan mengubah batas transfer harian melalui aplikasi myBCA. Kebijakan baru ini mulai berlaku 12 Agustus 2026.
Nasabah kini dapat mengatur limit transaksi hingga Rp500 juta per BCA ID setiap hari. Batas tersebut mencakup transfer ke rekening BCA maupun bank lain dengan akumulasi maksimal yang sama.
Untuk transfer antar rekening BCA, batas transaksi meningkat dari Rp300 juta menjadi Rp500 juta per hari. Sementara transfer menuju bank lain dapat dilakukan hingga Rp300 juta, naik dari sebelumnya Rp150 juta.
Direktur BCA Santoso mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengikuti kebutuhan transaksi nasabah yang semakin beragam.
“Peningkatan limit transfer harian di myBCA kami lakukan sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan nasabah yang kian dinamis,” ujar Santoso.
Pengaturan limit dapat dilakukan langsung melalui aplikasi tanpa perlu mendatangi kantor cabang. Nasabah cukup membuka menu Pengaturan, kemudian memilih Sumber Dana & Limit untuk menyesuaikan batas transaksi sesuai kebutuhan.
Selain memperbesar kapasitas transfer rupiah, BCA juga memperluas layanan transaksi valuta asing melalui fitur Poket Valas. Sejak Juli 2026, pemindahbukuan dengan sumber dana tersebut tersedia di seluruh kantor cabang BCA.
Layanan outward remittance menggunakan Poket Valas juga kini dapat dilakukan di seluruh cabang. Fasilitas tersebut mendukung transaksi internasional dalam 18 mata uang asing.
Menurut Santoso, pengembangan layanan tersebut memberikan alternatif lebih luas bagi nasabah dalam mengelola dana.
“Kami berupaya memberikan lebih banyak opsi bagi nasabah dalam mengelola dana dalam berbagai mata uang asing, baik untuk kebutuhan transfer domestik maupun internasional,” katanya.
Langkah ini memperkuat posisi myBCA sebagai salah satu kanal utama transaksi digital BCA. Aplikasi tersebut sebelumnya juga dilengkapi layanan investasi, kartu kredit, serta kebutuhan gaya hidup.
Melalui perluasan limit dan fitur, BCA mendorong transaksi bernilai lebih besar sekaligus membangun ekosistem digital yang semakin terintegrasi.






