RISKS.ID – Di sela-sela kunjungan resminya ke Vietnam, Presiden Republik Persatuan Myanmar Min Aung Hlaing bersama delegasi tingkat tinggi mendatangi Kompleks Manufaktur VinFast Hai Phong pada Jumat (4/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perjalanan perkembangan pesat dari produsen otomotif asal Vietnam tersebut.
Chairman VinFast Pham Nhat Quan Anh sebagaimana rilisnya yang diterima RISKS.ID, secara pribadi dia menyambut kedatangan Presiden Min Aung Hlaing dan memimpin rombongan mengelilingi fasilitas pabrik.
Quan Anh mendampingi Presiden dan delegasi melintasi area Body Shop serta General Assembly Shop, sembari memperkenalkan proses manufaktur terintegrasi, lini produksi canggih dengan tingkat otomasi tinggi, hingga portofolio kendaraan listrik VinFast yang berdaya saing internasional.
Saat berada di General Assembly Shop, tempat perakitan akhir kendaraan, Presiden Min Aung Hlaing menyampaikan apresiasinya atas kualitas dan standar tinggi yang dimiliki mobil listrik buatan Vietnam tersebut. Dia juga memuji infrastruktur modern dan fasilitas canggih di kompleks manufaktur ini, serta pencapaian VinFast yang berhasil mengukuhkan diri sebagai merek otomotif nomor satu di Vietnam hingga berkembang pesat ke pasar internasional.
Hingga September 2026, VinFast berhasil mempertahankan posisinya sebagai raja pasar otomotif di Vietnam selama 24 bulan berturut-turut. Selain itu, ekspansi bisnisnya telah menjangkau lebih dari 10 negara di dunia, termasuk pasar-pasar kunci seperti Indonesia, India, Filipina, hingga Amerika Utara.
Kunjungan Presiden Min Aung Hlaing ini berlangsung di tengah momentum penguatan kerja sama Vietnam dan Myanmar di berbagai bidang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan pertukaran, sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi komunitas bisnis di kedua negara.
Momen ini juga menjadi kesempatan bagi VinFast untuk memamerkan pencapaian terbaru industri otomotif Vietnam, serta keunggulan kapasitas manufaktur dan keahlian teknologi dari perusahaan lokal kepada pimpinan Myanmar.
Kunjungan ini makin memperkuat konektivitas kedua negara di bidang industri, perdagangan, dan mobilitas hijau.
Sebagai salah satu kompleks manufaktur otomotif paling modern di Vietnam, fasilitas VinFast di Hai Phong menjadi tonggak penting dalam perjalanan merek lokal menuju panggung global.
Berbekal basis produksi di tanah airnya, VinFast terus meluaskan jangkauan operasional internasional dengan fokus strategis pada pengembangan ekosistem mobilitas hijau dan percepatan transisi menuju transportasi listrik.
Sebelumnya, Kompleks Manufaktur VinFast Hai Phong juga telah menerima kunjungan dari berbagai pemimpin senior dan kepala negara. Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo, mantan Presiden Bulgaria Rumen Radev, serta mantan Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel merupakan beberapa tokoh internasional yang pernah meninjau langsung lini produksi kendaraan listrik VinFast saat mereka masih menjabat.
Kunjungan para kepala negara dan pejabat tinggi ke pabrik VinFast tidak hanya mencerminkan ketertarikan internasional terhadap kemampuan manufaktur dan potensi teknologi perusahaan Vietnam, tetapi juga membuka peluang untuk memperkuat konektivitas ekonomi serta mendorong kerja sama industri ramah lingkungan di kawasan.
Melalui visi Untuk Masa Depan Hijau, VinFast terus mengakselerasi investasi pada kapasitas produksi, teknologi, dan ekosistem kendaraan listrik. Langkah ini menegaskan ambisi perusahaan untuk membawa produk dan solusi mobilitas hijau buatan Vietnam ke lebih banyak konsumen di seluruh dunia.






