RISKS.ID – Lembaga keuangan global Morgan Stanley and Co International Plc resmi memperkuat posisinya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan laporan kepemilikan efek per awal September 2026, bank investasi asal Amerika Serikat tersebut kini menguasai 66,41 miliar lembar saham atau setara dengan 5,58 persen porsi kepemilikan.
Langkah akumulasi ini menempatkan Morgan Stanley ke dalam jajaran pemegang saham jumbo di atas 5 persen.
Institusi finansial ini menyusul posisi dua investor strategis lama, yakni SVF GT SUBCO (Singapore) Pte. Ltd. milik SoftBank dengan porsi 7,65 persen dan Taobao China Holding Limited yang terafiliasi dengan Alibaba Group sebesar 7,43 persen.
Aksi pemborongan saham ini dilakukan secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir melalui skema transaksi tidak langsung.
Pada akhir Agustus lalu, Morgan Stanley tercatat merogoh kocek sekitar Rp87,30 miliar untuk menyerap miliaran lembar saham biasa GOTO pada harga pelaksanaan Rp23 per saham.
Dalam keterangannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen Morgan Stanley menegaskan bahwa peningkatan porsi saham ini murni bertujuan untuk investasi portofolio jangka panjang.
Meski kepemilikannya melampaui batas 5 persen hak suara, Morgan Stanley tidak bertindak sebagai pengendali perseroan.
Masuknya modal asing secara intensif ini memberikan sinyal positif terhadap daya tarik emiten teknologi nasional di mata investor institusional global.
Penguatan struktur pemegang saham utama ini diperkirakan akan menambah dinamika perdagangan saham GOTO di Bursa Efek Indonesia.






