RISKS.ID – Produsen kendaraan listrik (EV) asal Vietnam, VinFast Auto Ltd., menunjukkan taringnya di panggung otomotif global. Perusahaan baru saja mengumumkan laporan keuangan belum diaudit untuk kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, dengan catatan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Pada Senin, 8 Juni 2026, VinFast melaporkan bahwa sepanjang kuartal pertama tahun ini, perusahaan berhasil mengirimkan sebanyak 58.577 unit mobil listrik. Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 61 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Menariknya, pasar internasional menyumbang sekitar 8 persen dari total pengiriman sepanjang kuartal tersebut.
Di pasar domestik, pengiriman EV VinFast di Vietnam pada kuartal I 2026 meningkat sebesar 53 persen secara year over year (yoy). Pencapaian ini sekaligus memperkokoh posisi VinFast sebagai pabrikan nomor satu (OEM) di pasar otomotif domestik Vietnam sejak September 2024.
Dominasi Pasar Asia Tenggara dan India
Kawasan Asia Tenggara dan India terus menjadi motor penggerak pertumbuhan utama bagi VinFast. Hingga akhir kuartal pertama 2026, merek ini sukses menempati peringkat ke-1 sebagai brand kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Filipina, peringkat ke-4 di India, dan peringkat ke-8 di Indonesia.
Tidak hanya mobil listrik, VinFast juga mencatat performa gemilang di sektor kendaraan roda dua elektrik dengan mengirimkan 143.136 unit motor listrik (e-scooter) dan sepeda listrik (e-bike) pada kuartal pertama. Jumlah ini meroket tajam sebesar 219 persen dibandingkan kuartal I 2025.
Khusus pada Maret saja, VinFast menerima lebih dari 135.000 pesanan e-scooter dan telah mengirimkan lebih dari 93,000 unit ke dealer-dealer di Vietnam. Saat ini, VinFast memegang posisi terdepan di pasar sepeda motor listrik Vietnam. Bahkan pada Maret, pangsa pasarnya di industri sepeda motor secara keseluruhan (mencakup model listrik dan mesin pembakaran internal/bensin) melesat hingga 17 persen.
Berkat performa impresif tersebut, VinFast membukukan pendapatan sebesar VND 23.111,1 miliar (setara USD 920,7 juta) pada kuartal pertama 2026. Angka ini naik 41,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh kuatnya volume penjualan EV di Vietnam, berpadu dengan kontribusi dari pasar luar negeri seperti India, Indonesia, dan Filipina.
Strategi Ekspansi Global Jangka Panjang
Dalam rangka strategi ekspansi global, VinFast terus memperluas jaringan ritel dan purnajualnya. Per akhir kuartal I 2026, konsumen sudah bisa membeli kendaraan listrik VinFast melalui 447 showroom yang tersebar di seluruh dunia.
Chairman VinFast, Pham Nhat Quan Anh, mengungkapkan bahwa perusahaan kini telah memasuki fase baru yang berfokus pada eksekusi yang disiplin, keberlanjutan jangka panjang, dan pertumbuhan yang terukur.
“Seiring dengan ekspansi global yang terus berjalan, kami tetap berkomitmen untuk memperkuat fondasi operasional, meningkatkan efisiensi modal, dan memajukan transisi menuju model bisnis yang lebih ringan aset (asset-light) dan tangguh di Vietnam,” ujar Pham Nhat Quan Anh dalam rilisnya yang dikirim ke Redaksi RISKS.ID.
Dia menambahkan, pergeseran jangka panjang global ke arah elektrifikasi yang didukung oleh fokus pada ketahanan energi dan efisiensi operasional, akan terus menciptakan peluang besar bagi VinFast di seluruh pasar utama mereka.
Senada dengan itu, Chief Financial Officer VinFast, Lan Anh Nguyen, menegaskan bahwa prioritas perusahaan tetap berpusat pada manajemen keuangan yang ketat, keunggulan operasional, dan penyerapan modal yang efisien.
“Kami terus fokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi biaya, dan memperkuat ketahanan finansial bisnis. Upaya-upaya ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan sembari mempertahankan fleksibilitas yang diperlukan untuk mengeksekusi tujuan strategis jangka panjang kami,” kata dia.
Baru-baru ini, VinFast juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) baru dengan 29 mitra purnajual di berbagai negara untuk mendirikan bengkel servis EV yang memenuhi standar global VinFast. Melalui jaringan ini, VinFast menargetkan perluasan hingga lebih dari 1.100 bengkel servis secara global pada tahun 2026, yang mencakup wilayah Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Terobosan Teknologi Otonom Bersama NVIDIA
Di sisi pengembangan teknologi kendaraan otonom (autonomous vehicle), VinFast mengambil langkah besar. Pada 1 Juni lalu, dalam ajang NVIDIA GTC Taipei di pameran teknologi COMPUTEX 2026, VinFast bersama NVIDIA dan Autobrains mengumumkan kolaborasi strategis untuk program otonom Level 4 generasi terbaru di Asia Tenggara yang dibangun di atas platform NVIDIA DRIVE Hyperion.
Kolaborasi ini menandai babak baru dalam peta jalan VinFast untuk menghadirkan teknologi berkendara otonom canggih yang lebih mudah diakses dengan biaya terjangkau. Selain itu, langkah ini juga memperluas penerapan praktisnya di pasar-pasar yang memiliki lingkungan lalu lintas yang kompleks.
Deretan pencapaian ini semakin memvalidasi efektivitas strategi ekspansi global VinFast. Memanfaatkan kekuatan ekosistem Vingroup serta jaringan mitra yang kian luas, VinFast terus menancapkan kukunya di pasar internasional utama sekaligus membangun fondasi yang kokoh demi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Ke depan, VinFast berencana untuk terus memperluas kehadirannya melalui berbagai model distribusi, di mana kemitraan dealer tetap menjadi saluran utama. Untuk mendukung permintaan pasar, perusahaan berencana memperkuat kapabilitas manufaktur, perakitan, dan distribusi di pasar internasional tempat mereka beroperasi saat ini. VinFast juga terus mengevaluasi segmen kendaraan tambahan, teknologi baru, serta solusi mobilitas pintar sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjangnya.






