RISKS.ID – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) membukukan kinerja yang lebih baik sepanjang enam bulan pertama 2026. Perseroan mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp138 miliar hingga akhir Juni 2026 atau meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan bersih perusahaan juga mengalami kenaikan menjadi Rp1,556 triliun. Pencapaian tersebut tumbuh sekitar 2 persen secara tahunan dan ditopang oleh meningkatnya kontribusi dari lini Solusi Dokumen serta Solusi Teknologi Informasi.
Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk, Hendrix Pramana, mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi digital di berbagai lini bisnis.
“Pertumbuhan pendapatan bersih dan laba bersih konsolidasian diperoleh dari segmen Solusi Dokumen dan Solusi Teknologi Informasi. Penerapan operational excellence sebagai fondasi utama, yang didukung pengelolaan arus kas yang baik, percepatan digitalisasi proses bisnis, serta inovasi berkelanjutan, turut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan laba bersih konsolidasian,” ujar Hendrix.
Selain menjaga kinerja keuangan, Astragraphia terus memperluas perannya sebagai penyedia solusi transformasi digital bagi berbagai sektor industri di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan pelanggan di sejumlah daerah.
Perusahaan menghadirkan berbagai program seperti Roadshow, Open House, Astragraphia Solutions Day, hingga Customer Gathering. Melalui kegiatan tersebut, Astragraphia memperkenalkan beragam solusi digital dan inovasi dari FUJIFILM Business Innovation.
Berbagai solusi tersebut diharapkan mampu membantu pelanggan meningkatkan produktivitas, mempercepat proses kerja, menekan biaya operasional, sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah percepatan adopsi teknologi digital.
Di bidang tata kelola perusahaan, Astragraphia juga memperoleh penghargaan The Best Investortrust Companies 2026. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan, penerapan tata kelola yang baik, serta komitmen menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.






