RISKS.ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp21,41 triliun hingga akhir Juni 2026. Nilai tersebut telah memenuhi 52,21 persen dari target penyaluran sepanjang tahun yang dipatok sebesar Rp41 triliun.
Dana pembiayaan itu telah dimanfaatkan lebih dari 162 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas akses permodalan bagi sektor usaha produktif.
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari mengatakan penyaluran KUR tidak hanya berorientasi pada pembiayaan. Perseroan juga berupaya membangun ekosistem yang mampu memperkuat daya saing pelaku UMKM.
“Kami ingin pelaku UMKM merasakan kemudahan, baik dari sisi akses pembiayaan maupun pendampingan agar usaha mereka naik kelas. Ini juga peran kami sebagai mitra usaha jangka panjang,” ujar Saptari dalam keterangan resminya.
Sepanjang semester pertama 2026, sektor produksi masih menjadi penyerap terbesar dengan nilai Rp13,68 triliun. Angka tersebut setara 63,92 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri.
Sementara itu, pembiayaan untuk sektor non-produksi mencapai Rp7,72 triliun atau 36,08 persen. Porsi terbesar berasal dari sektor pertanian sebesar 33,08 persen, disusul jasa produksi sebesar 21,75 persen.
Perluasan akses pembiayaan juga terus dilakukan melalui penambahan debitur baru. Hingga Juni 2026, sebanyak 116 ribu pelaku usaha telah memperoleh fasilitas KUR atau sekitar 52,51 persen dari target tahunan 220 ribu debitur.
Selain KUR, Bank Mandiri memperkuat dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah melalui Kredit Program Perumahan (KPP) sisi demand. Pembiayaan senilai Rp839,99 miliar telah disalurkan kepada 3.167 debitur untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi rumah.
Komitmen mendukung ekonomi kerakyatan juga diperkuat melalui kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” yang menawarkan proses pengajuan lebih sederhana dan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Berbagai layanan digital juga terus dikembangkan agar akses pembiayaan semakin mudah.
Secara kumulatif sejak 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp324,65 triliun kepada sekitar 3,75 juta debitur. Pembiayaan berbasis ekosistem akan terus diperluas agar lebih banyak UMKM mampu naik kelas sekaligus memperkuat perekonomian nasional.






