Pertumbuhan transaksi pembayaran berbasis digital di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Bank Indonesia (BI) mencatatkan volume transaksi digital nasional mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, atau melonjak 28,69% secara tahunan (year-on-year).
Sinyal positif tersebut direspons cepat oleh para pelaku industri finansial berbasis teknologi. ShopeePay memanfaatkan momentum kenaikan ini dengan meluncurkan rangkaian program insentif guna memperluas penggunaan QRIS di tengah masyarakat, mulai dari transaksi skala mikro hingga jaringan peritel modern.
Inisiatif tersebut diwujudkan melalui kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback Saldo hingga Rp100.000 serta diskon 50% bagi pengguna SPayLater. Program ini digelar secara simultan sepanjang periode 1 September hingga 31 Oktober 2026.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menegaskan bahwa pola konsumsi masyarakat telah mengalami pergeseran mendasar. Pembayaran nirsentuh kini tidak lagi didominasi oleh belanja kebutuhan tersier, melainkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas belanja harian.
“QRIS kini sudah menjadi bagian dari kebiasaan bertransaksi masyarakat, mulai dari belanja di warung sekitar rumah hingga merchant favorit. Karena itu, kami ingin manfaat yang diberikan juga dapat dirasakan dalam lebih banyak transaksi,” ujar Eka.
Guna menghadirkan fleksibilitas bagi para pengguna, saluran pembayaran yang terhubung dengan layanan QRIS juga diperluas:
-
Penggunaan Saldo ShopeePay dan integrasi rekening SeaBank untuk transaksi harian.
-
Aktivasi fitur SPayLater dengan tawaran diskon di berbagai merchant populer.
-
Opsi penautan kartu debit serta kartu kredit sebagai sumber dana pembayaran.
-
Pemberian cashback langsung untuk setiap transaksi di warung kelontong maupun UMKM lokal.
Strategi penyediaan opsi dana yang bervariasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen dari berbagai lapisan. “Melalui kampanye ini, pengguna bisa mendapatkan cashback saat membayar QRIS di berbagai merchant, sekaligus memiliki pilihan pembayaran menggunakan SPayLater dengan berbagai keuntungan yang tersedia,” lanjut Eka.
Di sisi lain, integrasi ekosistem pembayaran digital dinilai ampuh mendorong digitalisasi pelaku UMKM tanpa perlu memikul beban infrastruktur yang rumit. Penetrasi QRIS memberikan kepastian pencatatan keuangan yang jauh lebih transparan dan efisien bagi pedagang kecil.
Selain fokus menggarap pasar domestik, penetrasi transaksi berbasis digital terus didorong hingga ke mancanegara melalui fasilitas QRIS Cross-Border. Saat ini pengguna dapat melakukan pembayaran langsung di Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, hingga Tiongkok.
Dukungan terhadap aspek keamanan juga ditingkatkan secara bertahap melalui sistem Proteksi ShopeePay. Fitur ini mencakup pengembalian saldo 100% untuk transaksi tidak sah, perlindungan biometrik, verifikasi OTP, hingga analisis risiko otomatis demi menjamin kenyamanan seluruh nasabah.






