BSI Perkuat Transaksi Digital MotoGP Mandalika

BSI mendukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika melalui penguatan transaksi perbankan syariah dan pemberdayaan UMKM lokal. Foto HO/RISKS.ID

RISKS.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menegaskan dukungannya terhadap perhelatan balap motor dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP™) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Langkah kolaboratif ini diwujudkan melalui penandatanganan sinergi bisnis bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) serta para pemangku kepentingan industri pariwisata nasional di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Kehadiran BSI bertujuan untuk menghadirkan ekosistem pariwisata terintegrasi berbasis keuangan syariah modern yang dapat diakses dengan mudah oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Guna memastikan kenyamanan para penonton, BSI menyiapkan penguatan infrastruktur transaksi finansial di kawasan sirkuit, mulai dari optimalisasi jaringan Mobile ATM hingga penyediaan kanal pembayaran digital untuk kemudahan transaksi non-tunai.

SVP Corporate Secretary & Communication BSI, Wisnu Sunandar, menyatakan bahwa keterlibatan perseroan dalam ajang internasional ini merupakan komitmen BSI untuk memberikan dampak langsung bagi perekonomian nasional dan daerah.

“Kami meyakini bahwa Sinergi BUMN antara sektor pariwisata dan layanan perbankan syariah yang modern akan memberikan pengalaman perjalanan (traveling experience) yang lebih seamless bagi para pengunjung, sekaligus memperkuat daya saing ekosistem pariwisata terintegrasi di Mandalika,” ujar Wisnu.

Dukungan BSI juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat lokal di NTB melalui pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan.

BSI memfasilitasi para pelaku UMKM agar terhubung dengan rantai pasok pariwisata serta menyediakan sistem pembayaran digital di area acara.

Skema ini sekaligus menjadi pendorong pengembangan konsep halal tourism atau pariwisata ramah muslim di kawasan destinasi super prioritas tersebut.

Melalui integrasi layanan finansial yang mencakup tiket, akomodasi, hingga transportasi, BSI menargetkan adanya peningkatan lama tinggal (length of stay) serta peningkatan transaksi belanja wisatawan (tourism spending).

Langkah ini diharapkan menjadikan Mandalika sebagai pusat sportstainment dunia yang memberikan dorongan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat NTB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *