RISKS.ID – Ancaman lonjakan penyakit kanker di Indonesia kian mengkhawatirkan. Merujuk data Kemenkes, sekitar 400.000 kasus anyar terdeteksi setiap tahun dan berpotensi melambung hingga 70 persen pada 2050 jika tindakan preventif diabaikan.
Merespons ancaman tersebut, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) menggelar aksi kepedulian di 11 kota besar secara serentak.
Inisiatif sosial ini diselenggarakan sepanjang September 2026 sebagai perwujudan komitmen perusahaan dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026.
Fokus aksi menyasar penguatan fasilitas pendampingan pasien kanker anak dan kanker payudara.
Langkah perusahaan menegaskan bahwa perlindungan kesehatan tidak sebatas memberikan jaminan finansial saat nasabah sakit, melainkan mencakup intervensi promotif dan preventif secara konsisten melalui edukasi deteksi dini serta pendampingan masyarakat.
Peringatan Hari Pelanggan Nasional dijadikan momentum strategis untuk memberikan manfaat nyata bagi kesehatan publik.
Aksi sosial Inhealth menjangkau jaringan yayasan di berbagai wilayah, mulai dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia di Jakarta, Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung, Rumah Singgah Kanker Anak di Balikpapan, hingga lembaga kemanusiaan di Tangerang, Solo, dan Palembang.
Jaringan di Makassar, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Pekanbaru turut digandeng untuk fokus pada penanganan kanker anak.
Dukungan tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari para pengurus yayasan di daerah karena dinilai memberi kontribusi nyata terhadap operasional rumah singgah dan proses pendampingan anak-anak penderita kanker.
Langkah ini mempertegas peran Inhealth dalam mendukung program kesehatan nasional melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, mulai dari penyediaan bantuan logistik medis hingga penguatan akses edukasi kesehatan masyarakat.






