RISKS.ID – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sebanyak 53.237 pendaftar pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jumlah tersebut meningkat 26,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 42.179 pendaftar.
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, mengatakan kuota penerimaan jalur SNBP tahun ini mencapai 6.532 kursi.
“Terkait kuota Unesa jalur SNBP tahun ini sebenarnya sama seperti tahun sebelumnya. Namun, karena ada tambahan sembilan program studi (Prodi) baru, jadi kuotanya naik berdasarkan kebutuhan Prodi baru menjadi 6.532 dari 6.006 tahun lalu,” ujar Martadi di Surabaya, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, jumlah pendaftar tahun ini bertambah 11.058 orang atau naik 26,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Martadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi melalui jalur tersebut. Dia menilai tingginya minat calon mahasiswa menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas institusi yang terus bertransformasi.
“Kepercayaan itu tumbuh dari konsistensi Unesa dalam meningkatkan mutu pendidikan dan iklim perkuliahan, serta sosialisasi yang menjangkau berbagai daerah,” katanya.
Dari total 53.237 pendaftar, sebanyak 27.551 peserta memilih Unesa sebagai pilihan pertama, sedangkan 25.686 peserta menempatkannya sebagai pilihan kedua.
Pendaftaran SNBP 2026 resmi ditutup pada 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta selanjutnya menunggu pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Pihak kampus mengimbau para peserta tetap menjaga ritme belajar sebagai persiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Selain jalur reguler, Unesa juga masih membuka jalur khusus Golden SNBP hingga 20 Februari 2026 bagi siswa berprestasi yang belum sempat mendaftar.
Berdasarkan data kampus, 10 program studi dengan peminat terbanyak pada SNBP 2026 yakni S1 Manajemen (1.804 pendaftar), S1 Psikologi (1.762), S1 Keperawatan (1.673), S1 Akuntansi (1.426), S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (1.372), S1 Ilmu Komunikasi (1.296), S1 Bisnis Digital (1.216), S1 Ilmu Hukum (1.179), S1 Gizi (1.042), dan S1 Fisioterapi (1.003).
Adapun 10 program studi dengan tingkat keketatan tertinggi meliputi S1 Keperawatan, S1 Fisioterapi, S1 Kedokteran, S1 Kebidanan, S1 Kedokteran Gigi, S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, S1 Gizi, S1 Manajemen, S1 Pariwisata, dan S1 Akuntansi.






