RISKS.ID – Perkembangan harga kebutuhan pokok di tingkat nasional kembali mengalami pergerakan pada akhir pekan ini. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, harga komoditas cabai rawit merah pagi ini dilaporkan berada di angka Rp45.000 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras dibanderol sebesar Rp26.000 per kg.
Data resmi yang dilansir dari laman PIHPS di Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026 pukul 08.40 WIB menunjukkan fluktuasi harga eceran nasional untuk berbagai bahan pangan utama di tingkat pedagang eceran.
Selain cabai rawit merah dan telur ayam, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah saat ini berada di harga Rp30.000 per kg, diikuti oleh bawang putih yang menyentuh angka Rp32.000 per kg.
Untuk komoditas pangan utama lainnya, komoditas beras mencatatkan variasi harga yang disesuaikan dengan mutunya. Beras kualitas bawah I saat ini dihargai Rp14.500 per kg, sementara beras kualitas bawah II dipatok Rp13.700 per kg.
Untuk beras kualitas medium I, harga ecerannya tercatat sebesar Rp15.800 per kg dan beras kualitas medium II dipasarkan di angka Rp14.700 per kg. Bagi konsumen yang memilih beras kelas premium, beras kualitas super I kini dijual dengan harga Rp16.500 per kg, sedangkan untuk jenis beras kualitas super II berada di kisaran Rp16.000 per kg.
Beralih ke komoditas sayur-mayur khususnya jenis cabai lainnya, PIHPS mencatat harga untuk cabai merah besar bertengger di angka Rp28.000 per kg. Di sisi lain, harga cabai merah keriting terpantau cukup tinggi di angka Rp47.100 per kg, sementara untuk cabai rawit hijau dipasarkan dengan harga Rp30.000 per kg.
Untuk sektor sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar pagi ini stabil di angka Rp34.500 per kg. Sementara untuk komoditas daging sapi, kualitas I dipatok di angka Rp130.000 per kg dan untuk daging sapi dengan kualitas II ditawarkan seharga Rp120.000 per kg.
Komoditas pemanis juga tidak luput dari pemantauan, di mana harga gula pasir kualitas premium saat ini tercatat sebesar Rp19.000 per kg, sedangkan untuk jenis gula pasir lokal dijual dengan harga Rp17.000 per kg.
Terakhir, untuk kebutuhan minyak goreng, para pedagang eceran memasang harga minyak goreng curah sebesar Rp20.000 per liter. Bagi masyarakat yang memilih produk kemasan, minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan dengan harga Rp22.000 per liter, serta untuk minyak goreng kemasan bermerek II berada di harga Rp25.000 per liter.






