Gibran Disebut Siap Berkantor di IKN Tahun Ini

Istana Wakil Presiden di IKN. Foto IST/RISKS.ID

RISKS.ID – Aktivitas pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan semakin meningkat. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut berpeluang mulai berkantor di kawasan Nusantara pada 2026.

Sinyal tersebut disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono. Menurutnya, persiapan untuk mendukung aktivitas Wakil Presiden mulai terlihat dengan hadirnya sejumlah staf Sekretariat Wakil Presiden di kawasan IKN.

Bacaan Lainnya

“InsyaAllah tahun ini, insyaAllah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini,” kata Basuki.

Kehadiran staf Setwapres menjadi salah satu indikator kesiapan awal sebelum aktivitas kerja Gibran dipindahkan ke Nusantara. Meski demikian, Basuki belum menyampaikan tanggal pasti kapan Wakil Presiden akan mulai menjalankan kegiatan rutin dari kawasan tersebut.

Persiapan juga dilakukan pada fasilitas pendukung. Salah satunya Istana Wakil Presiden yang pembangunannya disebut telah mendekati tahap penyelesaian.

Basuki mengatakan sejumlah kebutuhan interior masih harus dilengkapi sebelum bangunan tersebut digunakan. “Tinggal ngisi furniture-nya, sekarang lagi sedang ditender,” ujarnya.

Pengadaan furnitur menjadi bagian dari tahapan akhir penyiapan fasilitas Istana Wakil Presiden. Setelah proses tersebut selesai, fasilitas diharapkan dapat menunjang kegiatan pemerintahan sekaligus agenda resmi Wakil Presiden di IKN.

Perkembangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan aktivitas pemerintahan di Nusantara. Kehadiran pejabat dan aparatur secara bertahap juga dapat memperkuat fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan yang sedang dikembangkan.

Rencana Gibran berkantor di IKN sekaligus menambah perkembangan baru dalam proses pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan kerangka hukum pemindahan ibu kota melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Dengan bertambahnya aktivitas aparatur dan kesiapan fasilitas, perhatian kini tertuju pada realisasi penggunaan IKN sebagai pusat kegiatan pemerintahan. Kepastian jadwal Gibran berkantor di Nusantara masih menunggu perkembangan persiapan selanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *