RISKS.ID – Tren belanja konsumen melalui kanal e-commerce di Indonesia mengalami perubahan signifikan. LazMall, kanal khusus official store milik Lazada, mencatatkan peningkatan penjualan produk brand premium hingga tiga kali lipat sepanjang semester I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pergeseran ini membuktikan bahwa faktor harga murah tidak lagi menjadi satu-satunya pertimbangan utama konsumen. Aspek kualitas, jaminan keaslian produk, serta manfaat penggunaan jangka panjang kini menjadi standar baru masyarakat dalam bertransaksi secara daring.
Lompatan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori fesyen, di mana penjualan pakaian wanita dari merek premium melonjak hingga empat kali lipat. Sementara itu, perlengkapan rumah tangga seperti peralatan dapur dan makan juga tumbuh tiga kali lipat.
Performa positif turut dicatatkan sektor elektronik dan kecantikan:
-
Penjualan kamera serta drone dari merek premium meningkat 2,1 kali lipat.
-
Kategori beauty tumbuh sekitar 1,5 kali lipat sepanjang enam bulan pertama 2026.
-
Pencarian produk didominasi oleh skincare wanita, perawatan tubuh, makeup, hingga parfum premium.
Head of Operations and Business Growth Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mencerminkan cara pandang baru publik terhadap aktivitas belanja. Konsumen makin selektif dan menganggap barang berkualitas sebagai investasi harian.
“Pertumbuhan di berbagai kategori menunjukkan bahwa konsumen semakin memandang setiap pembelian sebagai investasi. Karena itu, mereka lebih cermat memilih produk autentik dan berkualitas tinggi yang memberikan manfaat dan nilai jangka panjang bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Amelia.
Menanggapi dinamika pasar tersebut, Lazada memperkuat segmen lewat kemunculan kanal LazMall Luxury. Fitur ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi pelanggan yang berburu barang autentik dari brand ternama.
“Melalui LazMall Luxury, kami memudahkan pelanggan mendapatkan ragam produk berkualitas tinggi dari berbagai brand tepercaya dan ternama, didukung oleh pengalaman belanja nyaman dan seamless berkat ekosistem eCommerce Lazada,” lanjut Amelia.
Fenomena ini sejalan dengan hasil riset Cube Asia yang menunjukkan konsumen Asia Tenggara konsisten melakukan upgrade ke produk autentik. Pada kategori kecantikan, efek lipstick effect masih menjadi pendorong utama ketika konsumen memilih small luxury yang terjamin formulasi dan keamanannya. Pergeseran preferensi ini membuka peluang besar bagi platform digital untuk terus meningkatkan nilai transaksi dari segmen barang premium.






