OJK Didesak Perketat Screening Investasi Ilegal, Figur Publik Dinilai Rawan Dipakai Modus Penipuan

investasi ilegal

RISKS.ID – Konsultan dan perencana keuangan Elvi Diana mendorong Otoritas Jasa Keuangan memperkuat proses penyaringan (screening) serta edukasi publik guna mencegah maraknya praktik investasi ilegal di tengah masyarakat.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/5), Elvi menjelaskan pengawasan yang aktif dan sistematis sangat penting untuk memastikan aktivitas investasi yang beredar tidak dimiliki, dipromosikan, atau didukung pihak-pihak yang dapat menimbulkan kesan legitimasi, termasuk pejabat maupun figur publik.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, langkah tersebut dapat memperkuat perlindungan masyarakat dari investasi ilegal yang kerap memanfaatkan popularitas tokoh tertentu demi meyakinkan calon investor.

“Publik figur memiliki pengaruh besar terhadap persepsi masyarakat. Ada kecenderungan sebagian masyarakat mudah percaya tanpa melakukan pengecekan legalitas lebih lanjut bila suatu produk dipromosikan oleh tokoh yang dikenal luas,” ujarnya.

Elvi menilai, OJK tidak cukup hanya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. Dia meminta regulator sektor jasa keuangan tersebut lebih aktif melakukan screening terhadap aktivitas investasi yang mencurigakan.

“OJK tidak cukup hanya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. OJK harus aktif melakukan screening terhadap aktivitas investasi yang mencurigakan,” kata Elvi.

Dia menegaskan pengawasan preventif menjadi kunci penting agar potensi kerugian masyarakat dapat ditekan sejak dini. Karena itu, deteksi awal terhadap aktivitas investasi yang tidak sesuai ketentuan perlu dilakukan secara berkala agar perlindungan kepada masyarakat semakin optimal.

“Fungsi pengawasan harus dijalankan secara aktif dan sistematis,” tambahnya.

Selain itu, Elvi juga mendorong penguatan koordinasi antara OJK, aparat penegak hukum, lembaga intelijen keuangan, hingga platform digital untuk mendeteksi pola promosi investasi ilegal yang menggunakan nama besar tokoh tertentu.

Di sisi lain, dia menekankan pentingnya edukasi keuangan kepada masyarakat. Menurut dia, publik perlu terus didorong untuk memeriksa legalitas investasi secara mandiri, memahami risiko produk keuangan, serta tidak mudah tergiur janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Elvi menambahkan, literasi keuangan tetap menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak investasi ilegal yang merugikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *