Indocement Tebar Dividen Rp 1,54 Triliun, Buyback Saham Disetujui hingga Rp 750 Miliar

indocement
Sejumlah pekerja sedang melakukan pengecoran. Foto: Vino Syahputra/RISKS.ID

RISKS.IDIndocement Tunggal Prakarsa menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,54 triliun atau setara Rp 468 per lembar saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025.

Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa, Christian Kartawijaya, mengatakan nilai dividen tersebut setara dengan Rp 1,536 triliun dari laba bersih tahun berjalan 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,24 triliun.

Bacaan Lainnya

“Pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB,” ujar Christian dalam keterangannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).

Perseroan menjelaskan periode cum dividend untuk pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juni 2026, sedangkan ex dividend berlangsung pada 4 Juni 2026.

Sementara itu, untuk pasar tunai, periode cum dividend ditetapkan pada 5 Juni 2026 dan ex dividend pada 8 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan pada 19 Juni 2026 sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Selain menyetujui pembagian dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga menyetujui program pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 750 miliar.

Program buyback tersebut akan berlangsung selama satu tahun, mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.

Dalam agenda lain, pemegang saham juga menyetujui penarikan kembali sebagian saham hasil buyback yang dilakukan pada 2021 dan 2022 melalui pengurangan modal ditempatkan dan disetor sebanyak 84.529.400 lembar saham.

Dengan keputusan tersebut, modal ditempatkan dan disetor perseroan berubah menjadi Rp 1,71 triliun.

RUPS juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Pemegang saham menyepakati pengangkatan kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama Perseroan hingga penutupan RUPS Tahunan tahun buku 2028 yang akan digelar pada 2029.

Selain itu, RUPS menerima pengunduran diri Hasan Imer sebagai Direktur Perseroan. Posisinya kemudian digantikan oleh Benny Setiawan Santoso untuk melanjutkan sisa masa jabatan yang ada.

Pemegang saham juga menunjuk Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan yang efektif menjabat mulai 1 September 2026.

Christian turut menyampaikan apresiasi kepada Hasan Imer atas kontribusinya selama menjabat di perusahaan sejak 2008 hingga 2026.

Menurut dia, berbagai langkah strategis berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinan Hasan Imer. Sejumlah pencapaian tersebut antara lain pembangunan Plant 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup, peluncuran produk Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda, hingga integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan.

“Pencapaian tersebut memastikan penerapan standar operasional yang sejalan dengan standar produksi Indocement, termasuk pada Semen Tiga Roda,” kata Christian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *