RISKS.ID – Era kendaraan listrik (EV) kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan rasional untuk menghemat pengeluaran harian. Chery Sales Indonesia mengklaim bahwa lini mobil listrik terbarunya, yakni Chery Q, Chery J6T, dan Chery E5, mampu memangkas biaya energi secara signifikan, yakni hanya berkisar antara Rp 7.240 sampai Rp 17.040 saja per hari.
“Chery menghadirkan solusi mobilitas zero fuel melalui lini kendaraan listrik yang hemat, biaya operasionalnya terjangkau, serta nilai terbaik di kelasnya yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Budi Darmawan Jantania, dalam siaran persnya, Jumat (12/6/2026).
Budi menambahkan, tren kendaraan ramah lingkungan akan terus berkembang pesat. “Kami meyakini bahwa EV akan terus bertransformasi menjadi opsi rasional guna menunjang mobilitas di masa depan,” katanya.
Solusi Jitu untuk Pekerja Kota Penyangga
Efisiensi biaya energi ini tentu menjadi angin segar, khususnya bagi para pekerja komuter yang setiap hari harus menempuh perjalanan dari kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, atau Bogor menuju ke pusat mobilitas di Jakarta.
Berdasarkan data perusahaan, rata-rata jarak tempuh para pekerja ini berkisar antara 40 km sampai 60 km pulang-pergi (PP) setiap harinya. Dengan beralih ke mobil listrik Chery, pembengkakan biaya untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bisa ditekan habis-habisan.
Chery Q Paling Irit
Berdasarkan simulasi tarif pengisian daya rumah tangga (home charging), berikut adalah rincian estimasi biaya energi harian untuk tiga lini EV andalan Chery dengan jarak tempuh 40 km hingga 60 km per hari:
-
Chery Q (Estimasi Rp 181 per km)
-
Jarak 40 km (PP): Rp 7.240
-
Jarak 60 km (PP): Rp 10.860
-
-
Chery E5 (Estimasi Rp 205 per km)
-
Jarak 40 km hingga 60 km (PP): Rp 8.200 sampai Rp 12.300
-
-
Chery J6T
-
Jarak 40 km hingga 60 km (PP): Rp 11.360 sampai Rp 17.040
-
Jika diakumulasikan dalam satu bulan dengan estimasi total jarak tempuh kendaraan sejauh 1.200 km, biaya yang dikeluarkan pemilik mobil listrik Chery ini terbilang sangat ramah di kantong.
Pengguna Chery Q diestimasi hanya memerlukan biaya energi sebesar Rp 217.200 per bulan. Sementara itu, untuk tipe Chery E5 membutuhkan biaya energi sekitar Rp 246.000, dan tipe Chery J6T memerlukan biaya sebesar Rp 340.800 per bulan.
Melalui hitung-hitungan yang jelas ini, Chery optimistis produknya dapat diterima dengan baik oleh pasar Indonesia yang semakin kritis dan melek teknologi.
“Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas dia.






