Oleh: JOKO INTARTO
Diabetesi
JANGAN malu disebut manusia bergaya hidup “jadul” alias jaman dulu. Untuk seorang diabetesi, sehat tetap nomor satu.
Di banyak coffee shop kekinian, coffee creamy menjadi salah satu menu favorit. Rasanya lembut, manis, harum, dan sangat mudah dinikmati bahkan oleh mereka yang sebenarnya tidak terlalu menyukai kopi pahit.
Namun, jika Anda seorang diabetesi atau sedang berupaya mengendalikan gula darah, ada baiknya berpikir dua kali sebelum memesan minuman yang satu ini.
Masalahnya bukan pada kopinya, melainkan pada berbagai bahan tambahan yang membuat minuman tersebut terasa begitu nikmat.
Coffee creamy dibuat dari kombinasi sejumlah bahan, antara lain:
• Kopi espresso atau kopi hitam.
• Susu UHT yang mengandung laktosa (gula alami susu).
• Gula aren atau brown sugar.
• Sirup perasa, termasuk sirup Irish.
• Kadang ditambah whipped cream atau topping lainnya.
Ketika semua bahan tersebut digabungkan dalam satu gelas, jumlah gula yang masuk ke tubuh bisa menjadi cukup besar. Tidak sedikit minuman kopi kekinian yang mengandung gula setara beberapa sendok teh hanya dalam satu porsi.
Bagi penderita diabetes, kombinasi tersebut berpotensi memicu sugar spike, yaitu lonjakan gula darah yang terjadi relatif cepat setelah makan atau minum.
Mengenal Sirup Irish
Salah satu bahan yang sering digunakan dalam coffee creamy adalah sirup Irish atau lebih dikenal sebagai Irish cream syrup.
Banyak orang mengira sirup ini berasal dari bahan tradisional khas Irlandia. Padahal tidak demikian.
Sirup Irish merupakan produk yang terinspirasi dari minuman Irish cream, yaitu minuman berbahan dasar krim susu dan wiski yang berkembang di Irlandia pada dekade 1970-an.
Minuman Irish cream pertama kali populer setelah munculnya Baileys, sebuah minuman krim beralkohol yang berhasil memadukan krim susu segar, cokelat, vanila, dan wiski Irlandia dalam satu produk.
Karena rasanya sangat disukai konsumen, industri minuman kemudian mengembangkan versi non-alkohol dalam bentuk sirup yang dapat digunakan untuk kopi, milkshake, dan berbagai minuman lainnya. Dari sinilah lahir sirup Irish yang kini banyak digunakan di coffee shop seluruh dunia.
Terbuat dari Apa?
Meski namanya terdengar eksotis, komposisi sirup Irish sebenarnya cukup sederhana.
Bahan yang umum digunakan antara lain:
• Gula atau sirup jagung.
• Air.
• Perisa vanila.
• Perisa cokelat.
• Perisa karamel.
• Perisa krim susu.
• Kadang ditambah aroma kacang-kacangan seperti almond atau hazelnut.
• Pengawet dan penstabil makanan.
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa yang khas: Manis, creamy, sedikit karamel., aroma vanila yang kuat, dan sentuhan cokelat yang lembut. Inilah alasan mengapa banyak orang langsung jatuh cinta pada minuman yang menggunakan sirup Irish.
Mengapa Sangat Disukai?
Secara biologis, manusia memang menyukai kombinasi rasa manis dan lemak. Sirup Irish memberikan sensasi yang lengkap: Aroma yang menggoda, rasa manis yang nyaman di lidah, tekstur creamy yang membuat kopi terasa lebih ringan dan aftertaste vanila dan karamel yang menyenangkan.
Bagi sebagian orang, kopi hitam terasa terlalu pahit. Sirup Irish berfungsi “menjinakkan” karakter pahit tersebut sehingga kopi menjadi lebih mudah diterima oleh lidah.
Tidak heran jika banyak pelanggan yang awalnya tidak menyukai kopi hitam justru menjadi penggemar coffee creamy.
Namun karena bahan utamanya adalah gula cair atau sirup jagung, para ahli gizi umumnya mengategorikannya sebagai bahan pangan dengan beban glikemik yang tinggi.
Artinya, ketika seseorang mengonsumsi kopi yang mengandung susu, gula aren dan sirup Irish, maka gula darah berpotensi naik lebih cepat dibandingkan jika ia hanya meminum kopi hitam tanpa gula.
Kopi hitam tanpa gula merupakan pilihan terbaik.
Kopi hitam praktis tidak mengandung karbohidrat maupun gula tambahan sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang berarti.
Di era media sosial saat ini, sering kali muncul anggapan bahwa kopi harus berlapis sirup, topping, krim, dan aneka tambahan lainnya agar terlihat menarik. Padahal tubuh kita tidak peduli apakah minuman itu sedang viral atau tidak.
Tubuh hanya mengenali berapa banyak gula yang masuk ke dalam darah.
Karena itu, jangan malu jika Anda memilih kopi hitam tanpa gula ketika teman-teman Anda memesan coffee creamy ukuran jumbo.
Mungkin Anda dianggap bergaya hidup jadul.
Tidak masalah.
Sebab pada akhirnya, tujuan kita bukan hanya untuk menikmati kopi selama lima belas menit, melainkan menjaga kesehatan seurnur hidup.(jto)






