Jaring Atlet Masa Depan, Diezzel Swimming Club Kediri Gelar Kompetisi ‘Future Champion’

diezzel swiming club
Foto-Foto: RISKS.ID

RISKS.ID – Guna melahirkan bibit-bibit perenang andal masa depan, klub renang kenamaan Kabupaten Kediri, Diezzel Swimming Club, sukses menggelar kompetisi internal bertajuk Future Champion.

Kejuaraan ini berlangsung meriah di kolam renang Complang Park, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

Tidak kurang dari 150 perenang ambil bagian dalam ajang ini. Para peserta unjuk kebolehan dan terbagi ke dalam berbagai kelompok umur (KU), mulai dari kategori pemula, junior, hingga kelompok senior.

Menariknya, kompetisi ini tidak hanya digawangi oleh jajaran pengurus klub. Pihak manajemen Diezzel Swimming Club juga melibatkan langsung para orang tua wali murid di dalam kepanitiaan. Kolaborasi apik ini membuat atmosfer pertandingan terasa begitu hangat namun tetap kompetitif.

Apresiasi tinggi datang dari para orang tua yang terlibat. Dita, salah satu wali murid, menyambut baik inisiatif kompetisi internal ini. Menurut dia, selain efektif menambah jam terbang, ajang seperti ini sangat bagus untuk meningkatkan mental bertanding anak-anak didik di Diezzel Club.

“Kami berharap kompetisi internal ini bisa lebih sering diadakan, kalau bisa rutin setiap semester,” ungkap Dita di sela-sela mendampingi buah hatinya berlomba.

Antusiasme serupa juga terpancar dari raut wajah para atlet, salah satunya Salsa. Perenang muda Diezzel Club ini mengaku sangat bersemangat. Bagi dia, ajang Future Champion menjadi pembuktian dan tolok ukur atas kerja keras latihan yang dia jalani selama lima hari dalam seminggu.

Menurut Salsa, kompetisi ini sangat bagus untuk mengikis rasa gugup sekaligus mematangkan mental para atlet muda sebelum mereka diterjunkan ke event-event yang jauh lebih besar.

Ketua Diezzel Club, Didit Presijanto, menegaskan bahwa kompetisi internal ini sengaja dirancang sebagai bahan evaluasi total atas hasil latihan yang selama ini dipimpin oleh tim pelatih.

“Dari sini nanti akan kelihatan jelas, hal-hal apa saja yang masih menjadi kekurangan kita. Dan kekurangan itu akan segera kita perbaiki bersama tim pelatih,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Akuatik Kabupaten Kediri tersebut.

Didit menambahkan, ajang ini menjadi panggung penting untuk melatih mental para atlet, khususnya mereka yang dinilai masih minim jam terbang. Pematangan ini krusial dilakukan agar para perenang jauh lebih siap dan tidak demam panggung saat menghadapi turnamen besar bergengsi ke depan, seperti: Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), turnamen resmi skala nasional lainnya.

Apresiasi KONI 

Langkah progresif yang diambil oleh Diezzel Swimming Club mendapat acungan jempol dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri. Suhadi, dari Diklat KONI Kabupaten Kediri, menilai terobosan ini patut dicontoh oleh klub-klub renang lain di wilayah Kediri.

Dia juga mengakui bahwa Diezzel Swimming Club merupakan salah satu lumbung utama yang konsisten menyumbang perenang-perenang andal bagi Kabupaten Kediri. Kualitas pembinaan di klub ini terbukti lewat raihan prestasi yang mentereng.

“Ini dibuktikan dengan adanya tradisi emas di setiap event yang disumbangkan oleh perenang-perenang dari Diezzel. Tidak hanya berbicara di tingkat lokal, para perenang dari sini terbukti sudah mampu berbicara banyak dan berprestasi di tingkat nasional,” puji Suhadi.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa cabang olahraga (cabor) renang sejauh ini memang menjadi salah satu cabor andalan sekaligus pendulang medali emas terbanyak bagi kontingen Kabupaten Kediri di ajang Porprov.

“Melalui kompetisi internal yang berkelanjutan seperti ini, estafet prestasi renang Kediri saya yakini akan terus terjaga,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *