RISKS.ID – Gempa bumi bermagnitudo 5,5 melanda Peru tengah pada Sabtu malam, 18 Juli 2026. Bencana alam tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka, sebagaimana dirilis oleh surat kabar La Republica pada Minggu, 19 Juli 2026.
Berdasarkan laporan dari badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut berpusat di dekat Kota Chupaca pada kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, otoritas setempat hingga saat ini masih terus berupaya meninjau seluruh kerusakan yang ditimbulkan akibat guncangan tersebut.
Distrik Chongos Bajo disebut menjadi daerah yang terdampak paling parah. Seluruh korban tewas dilaporkan berada di wilayah tersebut, meski pejabat setempat masih belum merilis identitas resmi dari para korban.
Selain menelan korban jiwa, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada monumen bersejarah dan situs-situs warisan penting lainnya. Guncangan kuat ini turut menyebabkan putusnya aliran listrik di sejumlah distrik.
Dinas kedaruratan telah dikerahkan ke daerah terdampak untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban. Petugas di lapangan juga terus mengkaji tingkat kerusakan yang terjadi pascabencana.






