RISKS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang mengguncang kawasan barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara. Peristiwa alam tersebut terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, tepatnya pukul 03.16.38 WIB.
Berdasarkan data resmi dari BMKG, pusat gempa bumi berada di wilayah laut dengan episentrum yang terletak pada koordinat 1,60 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,59 derajat Bujur Timur (BT). Gempa tersebut berpusat di kedalaman 25 kilometer dan berjarak sekitar 114 kilometer dari arah barat laut Halmahera Barat.
Meskipun guncangan gempa terbilang cukup kuat, BMKG mengonfirmasi bahwa pusat gempa yang berada di laut tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Letak geografis Indonesia yang berada di wilayah cincin api atau ring of fire menjadikan wilayah nusantara kerap mengalami aktivitas seismik.
Indonesia memang termasuk negara yang sangat rawan gempa karena posisinya yang berada di titik pertemuan sejumlah lempeng tektonik besar dunia, seperti lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Pergerakan lempeng-lempeng inilah yang sering memicu terjadinya guncangan di berbagai daerah.






