RISKS.ID – Kabut tipis masih menyelimuti kawasan Sentul, Bogor, saat ratusan pasang kaki bersiap mengambil langkah pertama mereka.
Pagi itu, Sabtu, 13 Juni 2026, gemercik air dan udara segar di jalur menuju Curug Ciburial kedatangan tamu tak biasa. Mereka bukan sekadar pelancong yang ingin melepas penat dari penatnya ibu kota, melainkan rombongan pemburu sampah.
Ajang bertajuk Hike and Heal 2026 yang diinisiasi oleh PT Federal International Finance (FIFGROUP) ini mengemas perayaan HUT ke-37 perusahaan dengan cara berbeda. Alih-alih menggelar seremoni mewah di dalam gedung, 124 karyawan hingga jajaran manajemen puncak justru memilih berpeluh keringat menaklukkan jalur trekking sepanjang 6 kilometer.
Menariknya, tangan-tangan mereka tidak kosong. Sepanjang rute mendaki yang menantang, setiap sudut semak dan pinggiran jalur tak luput dari pandangan. Kantong-kantong besar perlahan terisi penuh.
Langkah demi langkah kaki membawa mereka semakin dekat dengan eksotisme Curug Ciburial. Rasa lelah yang mendera seolah luruh bersama derasnya air terjun, berganti kepuasan ketika timbangan sampah mulai dihitung.
Tak main-main, aksi bersih-bersih lingkungan ini berhasil mengumpulkan total 240 kilogram sampah.
Angka ini bukan sekadar statistik. Capaian tersebut sukses melampaui target awal perusahaan sebesar 230 kilogram, sekaligus melewati rekor aksi serupa pada Hike and Heal 2025 di Curug Leuwi Asih tahun lalu yang mencatatkan angka 230 kilogram.
Seluruh sampah yang terkumpul tersebut tidak dibuang begitu saja, melainkan langsung disalurkan ke Bank Sampah untuk dipilah secara berkelanjutan antara organik dan anorganik.
Aksi nyata di lapangan ini dipimpin langsung oleh tiga Direktur FIFGROUP, yakni Esther Sri Harjati, Julius Julianto, dan Santi. Mengenakan pakaian olahraga, mereka membaur tanpa sekat bersama para karyawan.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk mengajak seluruh insan FIFGROUP memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Santi di sela-sela kegiatan.
Menurut dia, berjalan kaki di alam bebas adalah metode menyembuhkan diri (healing) terbaik, namun akan jauh lebih bermakna jika dibarengi dengan aksi merawat alam itu sendiri.
“Hari ini kita tidak hanya mendaki, tetapi juga melakukan langkah-langkah kecil yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, sesama, dan lingkungan,” tambahnya tersenyum.
Oase Sanitasi di Kampung Cigobang
Dampak positif kedatangan rombongan ini tidak berhenti di jalur hijau saja. Begitu memasuki area pemukiman warga di Kampung Cigobang, FIFGROUP meresmikan empat bilik toilet umum yang telah selesai dibangun. Fasilitas sanitasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar yang selama ini diimpikan warga lokal dan wisatawan.
Ule, perwakilan RT daerah Kampung Cigobang, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, bantuan infrastruktur ini seperti oase di tengah meningkatnya tren pariwisata di kawasan Sentul.
“Selama ini fasilitas sanitasi yang tersedia masih terbatas, terutama saat jumlah pengunjung meningkat pada akhir pekan atau musim liburan,” kata Ule emosional saat menyampaikan terima kasih.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada FIFGROUP atas pembangunan toilet umum ini karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dan para wisatawan yang datang ke wilayah kami,” tambah dia.
Melalui integrasi gaya hidup sehat, aksi ekologi, dan pembangunan sosial ini, FIFGROUP mencoba menerjemahkan tema besar ulang tahun mereka: “Bersama Kita Bisa”. Di bawah gemuruh air Curug Ciburial, ratusan insan perusahaan ini membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar.






