RISKS.ID – Kobexindo Equipment memperluas pasar alat berat ke sektor perkebunan kelapa sawit dengan mengandalkan excavator kompak. Strategi tersebut diperkenalkan melalui ajang Sawit Indonesia Expo di Pekanbaru, Riau.
Dua unit Develon, yakni DX60D dan DX80D, menjadi produk yang ditampilkan. Keduanya berada di kelas 6 dan 8 ton yang dirancang untuk mendukung pekerjaan di area dengan ruang operasi terbatas.
Sektor sawit dinilai memiliki potensi besar bagi industri alat berat. Indonesia mengelola sekitar 16 juta hektare lahan sawit dan menjadi salah satu produsen serta eksportir sawit utama dunia.
Kondisi tersebut membuka peluang penggunaan alat berat untuk berbagai kebutuhan operasional perkebunan. Excavator berukuran kompak dapat digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan fleksibilitas dan mobilitas di area perkebunan.
Kobexindo menjadikan agribisnis sebagai salah satu sektor diversifikasi untuk menjaga pertumbuhan penjualan. Strategi tersebut sejalan dengan kinerja perseroan pada semester I 2026.
Penjualan unit alat berat Kobexindo hingga enam bulan pertama 2026 tercatat tumbuh 47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan itu menjadi modal bagi perusahaan untuk memperluas penetrasi pasar di sektor nonkonstruksi.






