
TIM Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar pelatihan peningkatan literasi keuangan digital bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Likely Café & Resto, Tangerang, pada Sabtu, 10 Mei 2025. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan penggunaan software akuntansi sederhana untuk mendukung pencatatan keuangan UMKM secara digital.
Dibimbing oleh dosen pendamping Nurhayati, S.E., M.Ak., tim pelaksana terdiri dari Raditya Naufal Pranata selaku ketua, bersama Elya Aprita Milna Wiraga, Rachel Shafitri, dan Siskawati Lase sebagai anggota. Mereka menyosialisasikan tema “Strategi Peningkatan Literasi Keuangan Digital bagi UMKM melalui Software Akuntansi Sederhana” sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam memperkuat pondasi bisnis pelaku UMKM di era digital.

Pencatatan Manual Masih Jadi Kendala
Dalam observasi awal, tim menemukan bahwa pencatatan keuangan di mitra UMKM masih bersifat manual dan terbatas pada pengeluaran harian. Hal ini dinilai menyulitkan pelaku usaha dalam mengevaluasi performa bisnis secara menyeluruh dan membuat perencanaan keuangan jangka panjang.
“Tanpa pencatatan yang memadai, UMKM kesulitan mengetahui posisi keuangan mereka. Padahal, laporan keuangan yang baik sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan dan pengajuan pinjaman,” ujar Raditya.
Edukasi Penggunaan Software Accurate Online
Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim memperkenalkan Accurate Online, sebuah software akuntansi berbasis cloud yang mudah digunakan oleh pelaku UMKM. Aplikasi ini memungkinkan pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, serta penyusunan laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas secara otomatis dan real-time.
Dengan akses berbasis internet, pelaku UMKM dapat memantau kondisi keuangan kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu memiliki latar belakang akuntansi yang mendalam.
Strategi Retensi Pelanggan Terintegrasi Digital
Selain pelatihan akuntansi digital, tim juga menyampaikan pentingnya strategi retensi pelanggan di era modern. Salah satunya melalui program loyalitas pelanggan berupa pemberian stempel setiap pembelian dalam jumlah tertentu yang dapat ditukar dengan diskon atau hadiah.
Data transaksi dari program ini juga dicatat secara digital melalui Accurate Online, sehingga efektivitas program dapat dievaluasi secara akurat. “Integrasi antara strategi pemasaran dan pencatatan keuangan digital membuat operasional usaha menjadi lebih efisien dan transparan,” tambah Elya.
Mendorong UMKM Lebih Melek Digital
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal perubahan bagi pelaku UMKM dalam memahami pentingnya literasi keuangan digital. Menurut tim PkM, penggunaan software akuntansi yang sederhana namun konsisten akan memperkuat daya saing UMKM, terutama dalam menghadapi tantangan bisnis yang kian kompetitif.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. UMKM yang melek teknologi akan lebih siap bertahan dan berkembang,” tutup Nurhayati.
Kegiatan PkM ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek berupa edukasi, tetapi juga diharapkan menjadi motivasi jangka panjang bagi UMKM untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi yang relevan dengan kebutuhan usaha mereka.
Penulis:
Raditya Naufal Pranata
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang
Artikel Penggunaan Software Akuntansi Sederhana pada UMKM pertama kali tampil pada tangselxpress.com.
tangselxpress.com






