RISKS.ID – Kiprah pemberdayaan ekonomi perempuan di Kota Jambi kembali menorehkan capaian membanggakan. UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, kelompok usaha ibu rumah tangga binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), berhasil meraup omzet hingga Rp87 juta per bulan dari produk olahan ikan gabus.
Kelompok usaha yang berbasis di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, itu memproduksi sembilan varian olahan ikan gabus, mulai dari kerupuk, brownies, cookies, nugget, abon, hingga produk albumin. Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga berkisar Rp15 ribu hingga Rp60 ribu per kemasan.
Lurah Bakung Jaya, Purwanoto, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari sinergi kuat antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan dunia usaha.
“Keberhasilan ini membuktikan ibu rumah tangga mampu menghasilkan produk berdaya saing dengan pendampingan yang tepat. Pemerintah Kelurahan Bakung Jaya mengapresiasi sinergi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” ujar Purwanoto, Minggu (21/12).
Atas capaian tersebut, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera dinobatkan sebagai Juara I Kategori Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok PKK Kota Jambi 2025.
UMKM binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha itu dinilai unggul dari sisi kinerja kelompok, inovasi pengolahan produk, serta konsistensi pemberdayaan ekonomi keluarga yang berdampak nyata.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan penghargaan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
“Penguatan UMKM pangan lokal berbasis ikan gabus menjadi wujud komitmen penerapan prinsip Environmental, Social and Governance, khususnya aspek sosial, sekaligus contoh praktik pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan,” jelas Rusminto.
Dia menambahkan, program pendampingan jangka panjang itu juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, Tujuan 5 Kesetaraan Gender, dan Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Melalui proses pendampingan, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah mengantongi izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal sebagai bentuk pemenuhan standar keamanan dan kualitas produk. Salah satu produknya, kerupuk atom, bahkan terpilih sebagai produk UMKM yang dipasarkan di Gerai UMKM Kantor Wali Kota Jambi mewakili Kecamatan Paal Merah.
Pengelola UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, Ria Sita, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Dia menyebut pendampingan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berperan besar dalam meningkatkan kualitas produk hingga memperluas pemasaran.
“Alhamdulillah, kami bersyukur. Pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel membantu kami meningkatkan kualitas produk, melengkapi perizinan, dan memperluas pemasaran sehingga bisa meraih Juara I Kategori Kelompok UP2K mewakili Kelurahan Bakung Jaya,” kata dia.






