RISKS.ID – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara perdagangan atau suspensi terhadap dua saham emiten pada Rabu, 6 Mei 2026. Kedua saham tersebut adalah PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE).
Dengan keputusan tersebut, perdagangan saham BAIK dan MSIE kembali dapat dilakukan oleh investor sejak sesi I di pasar reguler maupun pasar tunai. Pembukaan suspensi ini memberi ruang bagi pelaku pasar untuk kembali melakukan transaksi secara normal.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa langkah pembukaan suspensi dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi perdagangan saham sebelumnya. Investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Menurut Yulianto, kebijakan suspensi sebelumnya diberlakukan sebagai bagian dari mekanisme perlindungan investor. BEI menilai telah terjadi lonjakan harga yang tidak wajar dalam periode tertentu sehingga diperlukan jeda perdagangan.
Saham BAIK diketahui mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan sepanjang tahun berjalan. Sejak awal 2026, saham ini tercatat melonjak lebih dari 400 persen sebelum akhirnya dikenakan suspensi pada akhir April lalu.
Sementara itu, saham MSIE juga mencatatkan kenaikan tajam dengan pertumbuhan lebih dari 150 persen secara year to date. Kondisi tersebut mendorong BEI untuk menghentikan sementara perdagangannya pada awal Mei 2026.
BEI menegaskan bahwa kebijakan penghentian sementara atau cooling down bertujuan memberikan waktu bagi investor untuk menganalisis informasi yang tersedia. Hal ini penting agar keputusan investasi yang diambil tetap rasional dan terukur.
Selain itu, BEI juga mengingatkan seluruh pelaku pasar untuk selalu mencermati keterbukaan informasi dari masing-masing emiten. Transparansi menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan dan stabilitas di pasar modal.






