Oleh: JOKO INTARTO
Diabetesi
KALAU ditanya, apa obat diabetes yang paling murah? Jawaban saya mungkin terdengar aneh. Matahari pagi. Bergerak. Dan makan real food.
Ketiganya murah meriah. Tidak perlu resep dokter. Tidak perlu ditambah suplemen. Lucunya, resep itu tidak banyak yang melirik.
Saya mulai menyadari hal itu setelah rutin bersepeda pada pagi hari. Bukan sekadar berolahraga, tetapi sengaja mencari sinar matahari pagi. Pulang bersepeda, saya sarapan real food: telur, tempe, kentang, ubi, tomat, atau sesekali singkong.
Kelihatannya sederhana. Tetapi tubuh kita ternyata sangat menghargai kesederhanaan itu.
Matahari Pagi
Begitu matahari pagi mengenai kulit dan mata, tubuh mendapat sinyal bahwa hari telah dimulai.
Ritme biologis menjadi lebih teratur. Produksi hormon bekerja lebih seimbang. Kualitas tidur pada malam hari pun ikut membaik.
Bagi diabetesi, kondisi ini penting karena tubuh menjadi lebih siap mengatur metabolisme glukosa sepanjang hari.
Bergerak
Saat kita bersepeda, berjalan kaki, atau senam pagi, otot membutuhkan energi. Energi itu berasal dari glukosa yang ada di dalam darah. Artinya, olahraga membantu mengurangi kadar gula darah secara alami.
Yang menarik, otot yang aktif juga menjadi lebih peka terhadap insulin. Akibatnya, insulin bekerja lebih efisien memasukkan glukosa ke dalam sel.
Real Food
Tubuh sebenarnya tidak membutuhkan makanan yang rumit. Yang dibutuhkan adalah makanan yang masih dekat dengan bentuk aslinya.
Telur. Tempe. Sayuran. Umbi-umbian. Buah segar. Semakin sedikit proses pengolahannya, umumnya semakin baik.
Real food biasanya mengandung serat, vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat yang membantu tubuh bekerja sebagaimana mestinya.
Berbeda dengan makanan ultra-proses yang sering kali tinggi gula, tepung olahan, garam, dan lemak tambahan.
Tidak Hanya Menurunkan Gula Darah
Inilah yang sering terlupakan. Olahraga pagi dan real food tidak hanya membantu mengendalikan gula darah.
Manfaatnya jauh lebih luas. Di antaranya:
• membantu menurunkan berat badan;
• meningkatkan sensitivitas insulin;
• menjaga tekanan darah tetap stabil;
• memperbaiki kadar kolesterol dan trigliserida;
• mengurangi lemak di hati;
• menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah;
• meningkatkan massa dan kekuatan otot;
• menjaga kepadatan tulang;
• memperbaiki kualitas tidur;
• meningkatkan daya tahan tubuh;
• mengurangi stres dan kecemasan;
• memperbaiki suasana hati melalui peningkatan hormon endorfin;
• menjaga fungsi otak dan daya ingat;
• mengurangi risiko stroke;
• mengurangi risiko serangan jantung;
• membantu memperlambat penurunan fungsi tubuh akibat proses penuaan.
Dengan kata lain, yang menjadi lebih sehat bukan hanya gula darahnya, tetapi seluruh tubuh kita.
Perlu Disiplin
Masalahnya, terapi murah hampir selalu membutuhkan disiplin. Tidak ada yang bisa menggantikan sinar matahari pagi. Tidak ada pil yang bisa menggantikan gerakan otot saat berolahraga. Tidak ada suplemen yang mampu sepenuhnya menggantikan makanan alami.
Karena itu, jangan remehkan kebiasaan sederhana. Bangun lebih pagi. Bergerak 30–60 menit. Nikmati hangatnya matahari. Lalu isi tubuh dengan real food.
Mungkin hasilnya tidak langsung terlihat dalam sehari. Tetapi bila dilakukan terus-menerus, kebiasaan kecil itu dapat menghasilkan perubahan besar.
Bagi saya, inilah terapi yang sesungguhnya. Murah. Mudah. Manfaatnya luar biasa.(jto)






