UOB Gelar Grand Final CODEFEST 2026, Dorong Talenta Digital Muda Indonesia

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto (tengah), Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan UOB Indonesia Ardhi Wibowo (keempat kanan), Pendiri & COO Ruangguru Iman Usman (keempat kiri) dan sejumlah pihak hadir pada Grand Final UOB My Digital Space – CODEFEST 2026, di Jakarta, Sabtu (27/6/2026). Foto MS Fahmi/RISKS.ID

RISKS.ID – UOB Indonesia bersama Ruangguru menggelar Grand Final CODEFEST 2026 sebagai puncak kompetisi coding tingkat nasional yang menjadi bagian dari program UOB My Digital Space. Ajang ini bertujuan memperkuat kemampuan digital generasi muda sekaligus mendukung upaya Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi.

CODEFEST 2026 menjadi penyelenggaraan perdana dengan mengangkat tema literasi keuangan. Melalui tema tersebut, ribuan pelajar dari berbagai daerah ditantang untuk menciptakan solusi digital yang dapat membantu masyarakat memahami pengelolaan keuangan, mulai dari kebiasaan menabung hingga pengambilan keputusan finansial yang lebih baik.

Program ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja digital di Indonesia. Berdasarkan proyeksi, Indonesia diperkirakan masih membutuhkan sekitar 2,7 juta talenta digital pada 2030. Karena itu, UOB My Digital Space menargetkan menjangkau 90.000 siswa di 38 provinsi dan 80 kota dalam lima tahun guna memperluas akses pendidikan digital yang berkualitas.

Sejak diluncurkan pada 2025, UOB My Digital Space telah melibatkan lebih dari 18.000 siswa dari sekitar 400 sekolah di seluruh Indonesia. Antusiasme juga terlihat pada penyelenggaraan CODEFEST perdana, yang berhasil menghimpun hampir 9.000 proyek dari para peserta. Karya-karya tersebut menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan UOB Indonesia Ardhi Wibowo (kiri), dan Co-Founder & CEO Ruangguru Belva Devara (kedua kanan) menyerahkan secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada perwakilan anak-anak pada Grand Final UOB My Digital Space – CODEFEST 2026, di Jakarta, Sabtu (27/6/2026). Foto MS Fahmi/RISKS.ID

Pada babak Grand Final, sebanyak 29 siswa berhasil meraih penghargaan Gold, Silver, dan Bronze dari empat jenjang pendidikan, yaitu SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, SMP, dan SMA. Selain itu, panitia juga memberikan 16 penghargaan Honourable Mention serta penghargaan khusus bagi peserta dengan pencapaian terbaik di sejumlah kategori.

Penghargaan tertinggi atau Absolute Winner diraih oleh I Gede Eka Nanda Wirya Parwata dari SMP Negeri 7 Denpasar melalui aplikasi MyFin. Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu pengguna mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengelola tabungan, menetapkan target keuangan, memantau transaksi, hingga menyajikan ringkasan kondisi keuangan bulanan.

Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Luke Arifandi, mengatakan pihaknya memandang pendidikan sebagai fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. “Melalui UOB My Digital Space, bekerja sama dengan Ruangguru, kami ingin memperluas akses pembelajaran digital sekaligus mendukung ambisi Indonesia dalam membangun talenta digital yang kuat. CODEFEST memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan apa yang mereka pelajari di luar ruang kelas dan mengembangkan solusi praktis bagi tantangan nyata,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Ruangguru Belva Devara menyebut kolaborasi tersebut memberikan dampak yang terukur terhadap hasil belajar peserta. “Selain memberikan pembelajaran selama satu tahun penuh kepada lebih dari 16.000 siswa, kami juga melihat peningkatan yang signifikan pada hasil asesmen dan nilai mata pelajaran teknologi informasi. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang bermakna dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi generasi masa depan Indonesia,” kata Belva. Menjelang Grand Final, relawan dari UOB Indonesia dan UOB Malaysia juga mendampingi para finalis melalui coding camp dan bootcamp sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta digital muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *