RISKS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menegaskan komitmen memperkuat sinergi dalam mendukung sistem penegakan hukum yang profesional, terintegrasi, dan berkeadilan. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penguatan koordinasi antara kedua institusi bertujuan menghadirkan pelayanan hukum yang semakin optimal bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang terus dibangun merupakan bagian dari upaya menciptakan kepastian hukum sekaligus memenuhi rasa keadilan publik. “Tentunya apa yang kita lakukan semua ini untuk terus memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum,” ujar Kapolri.
Dikutip dari infopublik.id, selain membahas penguatan koordinasi penanganan perkara, kedua lembaga juga merancang program pertukaran pendidikan bagi personel Polri dan Kejaksaan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman bersama mengenai mekanisme criminal justice system, sehingga proses penyidikan hingga penuntutan dapat berjalan lebih efektif, selaras, dan berkesinambungan.
Kapolri menegaskan hubungan Polri dan Kejaksaan bukan sekadar kemitraan antarinstansi, tetapi merupakan bagian dari satu kesatuan dalam sistem penegakan hukum nasional. “Yang jelas Kejaksaan dan kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada,” kata Kapolri.
Senada dengan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menilai sinergi kedua institusi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan proses peradilan pidana yang berkualitas. Ia menegaskan tidak ada persaingan antara Polri dan Kejaksaan karena keduanya memiliki tujuan yang sama dalam menegakkan hukum. “Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak. Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi,” tegas Jaksa Agung. Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan pimpinan Kejaksaan Agung sebagai bentuk komitmen memperkuat koordinasi lintas lembaga.






