Jakarta Terdampak Abu Anak Krakatau, Warga Diimbau Pakai Masker

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menghimbauan penggunaan masker akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto ilustrasi/RISKS.ID

RISKS.ID – Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi mencapai wilayah DKI Jakarta. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta membatasi kegiatan di luar ruangan demi menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Langkah pencegahan ini menjadi sangat krusial, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

Bacaan Lainnya

Pengelola sekolah serta para pemberi kerja dianjurkan menyesuaikan skema aktivitas luar ruang dengan kondisi paparan abu di wilayah masing-masing. Bagi warga yang terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker spesifikasi N95 atau setara yang terpasang rapat sangat disarankan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menekankan perlunya perlindungan ekstra bagi para pekerja lapangan serta petugas kebersihan yang tetap bertugas di tengah situasi ini.

“Kami memahami ada warga yang tetap harus bekerja di luar. Karena itu, pemberi kerja perlu menyediakan perlindungan yang sesuai dan menyesuaikan pekerjaan ketika paparan meningkat. Untuk petugas kebersihan, saya meminta ketersediaan masker, pelindung mata, serta pengaturan kerja yang aman menjadi perhatian jajaran,” ujar Dudi Gardesi.

Masyarakat juga diminta menutup rapat pintu dan jendela rumah saat hujan abu berlangsung. Jika terdapat endapan abu di lingkungan hunian, pembersihan sebaiknya dilakukan menggunakan kain lap atau pel lembab guna mencegah partikel abu kembali beterbangan di udara.

Warga yang mengalami gangguan kesehatan diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas medis terdekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *